IKNPOS.ID – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) hari ketujuh terhadap korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 mulai membuahkan hasil. Tim SAR gabungan kembali menemukan tubuh korban yang diduga tidak utuh dan dievakuasi dalam bentuk kantong paket di wilayah Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Hingga Jumat, total temuan di lokasi operasi telah mencapai 10 paket. Kepala Seksi Siaga dan Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan seluruh temuan tersebut saat ini masih dalam proses penanganan dan evakuasi oleh tim SAR gabungan.
“Informasi terbaru, total temuan di lokasi operasi saat ini berjumlah 10 paket dan masih dalam proses evakuasi,” ujar Andi Sultan di Makassar.
Ia menjelaskan, paket kesembilan ditemukan pada pukul 09.06 WITA, disusul paket kesepuluh empat menit kemudian, tepatnya pukul 09.10 WITA. Seluruh temuan tersebut langsung ditangani sesuai prosedur evakuasi.
Sementara itu, proses pemindahan korban ke Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel untuk keperluan identifikasi juga terus berlangsung. Dua paket hasil evakuasi telah berhasil dibawa ke Pangkalan TNI AU Lanud Sultan Hasanuddin.
“Update dari lapangan, dua paket hasil evakuasi telah tiba di Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin pagi tadi,” tambahnya.
Untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi sisa korban, Basarnas juga menurunkan tambahan personel dari Basarnas Mamuju, Kendari, dan Palu yang tiba pada Kamis malam dan langsung bergabung dalam operasi di lapangan.
Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan memastikan operasi pencarian akan terus dilaksanakan secara maksimal, terkoordinasi, dan mengedepankan prosedur keselamatan hingga seluruh korban pesawat ATR 42-500 registrasi PK-THT berhasil dievakuasi.