Home Sport Tim Garuda Baru, Sebutan Pelatih John Herdman untuk Timnas Indonesia
Sport

Tim Garuda Baru, Sebutan Pelatih John Herdman untuk Timnas Indonesia

Share
John Herdman pelatih Timnas Indonesia
PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia di Jakarta. Mantan pelatih Kanada ini mengusung misi besar dengan kontrak berdurasi 2+2 tahun.Foto:ANT
Share

IKNPOS.ID – Era kepelatihan John Herdman di Timnas Indonesia telah dimulai. Pelatih berusia 50 tahun asal Inggris itu resmi menjadi pelatih timnas Indonesia pada Sabtu 3 Januari.

Timnas Indonesia adalah tim senior kelima yang ditangani Herdman, setelah sebelumnya ia menukangi timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, dan tim putra Toronto FC.

Di tengah mimpi Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia, Herdman dinilai banyak pihak sebagai sosok yang tepat.

Ia pernah meloloskan Timnas putri Selandia Baru ke Piala Dunia Putri dua kali, yakni pada 2007 dan 2011. Ia juga pernah memimpin timnas putri Kanada saat menjadi tuan rumah Piala Dunia Putri 2015.

Paling diingat, ia meloloskan timnas putra Kanada yang diperkuat generasi Alphonso Davies ke Piala Dunia 2022, Piala Dunia pertama mereka setelah absen 36 tahun sejak debut pada 1986.

Garuda yang Baru

Dalam wawancara di YouTube timnas Indonesia, Senin, 19 Januari 2026, Herdman menyebut Timnas Indonesia sebagai “Garuda yang baru”.

Herdman juga mengaku berambisi membawa Indonesia naik ke level berikutnya, bermain dalam Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 2030.

“Ini tanggung jawab besar. Saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai guru, siap naik ke level berikutnya dan anda tahu, semoga yang akan menjadi warisan saya adalah saya dapat membantu proses itu. Ini Garuda yang baru,” kata Herdman.

Pada jumpa pers di Jakarta pekan lalu, Herdman mengungkapkan langkah pertamanya di Indonesia adalah mendengarkan keluh kesah Jay Idzes dan kawan-kawan, tentang cerita-cerita mereka dari kegagalan menembus Piala Dunia 2026.

Ia akan berusaha mendengarkan, lalu memahami, dan kemudian mengambil tindakan agar Indonesia tak mengulang cerita yang sama pada babak kualifikasi Piala Dunia 2030.

“Ada 280 juta orang yang, anda tahu, berhak berada di level tertinggi sepak bola dunia. Mereka sangat menginginkannya dan anda bisa merasakannya di setiap video yang saya tonton. Bagi saya, emosi-emosi itu, saya merasakan untuk pertama kalinya tanggung jawab itu.”

Share
Related Articles
Sport

Presiden FIFA Gianni Infantino Puji Training Center IKN 

IKNPOS.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan sepak...

Lamine Yamal Ballon d’Or
Sport

Ketika Gol Penalti Lamine Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan Lawan Newcastle

IKNPOS.ID - Barcelona terhindar dari kekalahan saat menghadapi Newcastle United pada leg...

TIMNAS DAY
Sport

Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Panggil 41 Pemain

IKNPOS.ID - Jelang menghadapi laga FIFA Series 2026 yang akan digelar di...

Sport

Debut Menjanjikan Leclerc dan Hamilton Dibayang-bayangi Mercedes

IKNPOS.ID - GP Australia 2026 menjadi pembuka yang menegangkan untuk era baru...