IKNPOS.ID – Kabar baik bagi warga Ibu Kota yang akan memulai rutinitas awal pekan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa seluruh genangan air yang sempat merendam puluhan RT dan ruas jalan utama di Jakarta telah surut sepenuhnya pada Senin 19 Januari 2026 pagi.
Data terbaru hingga pukul 07.00 WIB menunjukkan tidak ada lagi titik banjir yang tersisa di lima wilayah kota administrasi.
Penanganan Cepat di 48 Titik Genangan
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa kerja keras tim gabungan sejak Minggu malam telah membuahkan hasil. Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi membuat 48 RT dan 29 ruas jalan terendam air dengan ketinggian bervariasi.
“Kami mencatat hingga Senin pukul 07.00 WIB, seluruh genangan di DKI Jakarta sudah surut. Personel dari berbagai dinas telah bekerja nonstop untuk memastikan tali-tali air berfungsi kembali,” ujar Yohan dalam keterangan resminya di Jakarta.
Keberhasilan penanganan banjir ini merupakan hasil kolaborasi masif antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pemerintah Provinsi Jakarta mengerahkan sekitar 600 pompa, termasuk pompa portabel, untuk menyedot genangan di wilayah terdampak parah seperti Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Pasukan oranye (PPSU), Dinas SDA, Gulkarmat, hingga Satpol PP dikerahkan penuh untuk menormalisasi akses publik.
Akses Tol Bandara Soetta Kembali Normal
Salah satu titik krusial yang sempat menjadi sorotan adalah jalur menuju Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Genangan air sempat muncul di Ruas Tol Sedyatmo, tepatnya di sekitar Gerbang Tol Pluit 3 dan Off Ramp Rawa Bokor akibat meluapnya Kali Perancis.
Kondisi tersebut sempat memaksa pihak kepolisian melakukan pengalihan arus lalu lintas pada Minggu sore. Namun, berkat pengerahan tujuh pompa tambahan oleh Jasa Marga dan pengaturan lalu lintas yang ketat, akses vital tersebut kini sudah dapat dilalui kendaraan secara normal.
Pengungsi yang sempat terdata sebanyak 53 jiwa di wilayah Jakarta Barat dan Timur juga mulai bersiap kembali ke kediaman masing-masing seiring mengeringnya pemukiman.







