Home News Resmikan Kilang Minyak Balikpapan, Presiden Prabowo: Kita Harus Merdeka dari Impor BBM
News

Resmikan Kilang Minyak Balikpapan, Presiden Prabowo: Kita Harus Merdeka dari Impor BBM

Share
Kilang Minyak Balikpapan
Kilang Minyak Balikpapan (pertamina)
Share

IKNPOS.ID – Setelah penantian panjang selama 32 tahun, Indonesia akhirnya resmi memiliki kilang minyak tercanggih dan terbesar. Presiden Prabowo Subianto meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan di Kalimantan Timur, Senin (12/1).

Peresmian ini menjadi tonggak sejarah bagi kedaulatan energi nasional. Terakhir kali Indonesia meresmikan proyek serupa adalah pada tahun 1994.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan resmi beroperasi,” ucap Presiden Prabowo diiringi optimisme tinggi.

Megaproyek Rp123 Triliun

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kilang ini adalah yang terbesar di tanah air. Dengan total investasi mencapai Rp123 triliun, RDMP Balikpapan bukan sekadar pabrik pengolahan, melainkan simbol modernisasi industri Indonesia.

Apa yang membuat kilang ini begitu istimewa?

Kapasitas Monster: Mampu mengolah hingga 360.000 barel per hari. Ini setara dengan 25% atau seperempat dari seluruh kebutuhan BBM nasional.

Standar Dunia (Euro V): Produk BBM yang dihasilkan jauh lebih bersih dan ramah lingkungan, meningkat pesat dari standar Euro II menjadi Euro V (sulfur hanya 10 ppm).

Produk Variatif: Tak hanya BBM, kilang ini juga memproduksi Elpiji hingga bahan baku Petrokimia.

Hemat Rp68 Triliun 

Presiden Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak boleh lagi bergantung pada pasokan energi luar negeri. Karunia kekayaan alam Indonesia, mulai dari sawit hingga geotermal, harus dikelola secara mandiri.

Secara ekonomi, kehadiran RDMP Balikpapan adalah “mesin uang” baru bagi negara:

  • Hemat Devisa: Mengurangi impor BBM dengan potensi penghematan hingga Rp68 triliun per tahun.
  • Sumbangan PDB: Diproyeksikan memberikan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai Rp514 triliun.
  • Hilirisasi: Memperkuat rantai industri petrokimia dalam negeri agar tidak lagi mengekspor bahan mentah.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk mencapai Swasembada Energi. Dengan efisiensi pengolahan (yield valuable product) yang mencapai 91,8%, RDMP Balikpapan memastikan setiap tetes minyak mentah diolah seoptimal mungkin menjadi produk bernilai tinggi.

“Kita ingin merdeka dan kita mampu. Kita miliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa,” pungkas Presiden Prabowo.

Share
Related Articles
News

Fenomena Langit Pink di West Midlands Terungkap

IKNPOS.ID - Fenomena langit pink yang mengejutkan warga West Midlands, Inggris, akhirnya...

News

AS Kenakan Tarif Perdagangan 25 Persen pada Negara Mitra Iran

IKNPOS.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengenaan tarif perdagangan sebesar...

WNI diculik bajak laut di Gabon
News

Breaking News! 4 WNI Jadi Korban Penculikan Bajak Laut Bersenjata di Perairan Gabon

IKNPOS.ID - Kabar mengejutkan datang dari perairan Afrika Tengah setelah sejumlah Warga...

Peringatan dini banjir rob BMKG
News

Waspada Fenomena Fase Bulan Baru, BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Indonesia hingga Februari 2026

IKNPOS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai...