Catatan Dahlan Iskan

Reflek Radjimin

Share
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--
Share

Mukidi Teguh

Oh ini rupanya salah satu rahasia kesuksesan Abah: inovasi cerdik tiada henti. Salah satunya: DIS morning. Kapan hari itu, merangkul banyak surat kabar lokal masuk ke DISway Network News. Dan banyak lagi inovasi skala nano lainnya. Sepertinya Abah sedang membangun ekosistem perkabaran beda dari yang lain, ditengah ngos-ngosannya banyak surat kabar lama. Yang digadang mampu bertahan dari gegap gempitanya internet dan AI. Pelajarannya: ide boleh biasa, eksekusinya harus luar biasa.

Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺

DALAIL: KITAB KECIL YANG MENGUBAH ARAH.. Dalail sering disebut kitab salawat. Itu benar. Tapi belum lengkap. Dalail sejatinya kitab disiplin. Dibaca teratur. Tidak boleh loncat. Tidak bisa pilih-pilih. Ia melatih istiqamah, bukan emosi sesaat. Di pesantren lama, Dalail sering “diberikan” pada santri yang keras kepala. Bukan untuk mengalahkan logikanya. Tapi untuk melunakkan egonya. Salawat memang tidak berdebat. Ia bekerja diam-diam. Pak Dahlan menempatkan Dalail secara pas. Bukan sebagai kisah karamah murahan. Melainkan sebagai titik balik batin. Ulama besar saja bisa merasa “kurang”. Apalagi santri remaja yang sedang liar. Kisah Muqtafi jadi masuk akal. Ia tidak berubah karena dimarahi. Ia berubah karena menemukan sesuatu yang membuatnya betah duduk. Betah membaca. Betah diam. Dalail bukan kitab untuk minta cepat. Ia bukan mesin permohonan. Ia kitab relasi. Relasi dengan Nabi. Tanpa transaksi. Dan seperti durian Lerpak. Kecil. Tak mencolok. Tapi sekali kena, rasanya tinggal lama.

Sugi

Sepakat Bah kunci ilmu pengetahuan adalah pertanyaan. Bukan dogma. Bukan hafalan. Bukan sontekan. Dari sana kegiatan belajar dan mengajar akan hidup dan berkesan. Bertanya untuk mencari kebenaran. Bertanya bukan untuk debat kusir. Bertanya bukan untuk menjatuhkan. Bertanya malah untuk membuktikan kita tidak pintar-pintar amat. Semoga Kiai Cholil, beserta istri dan anak senantiasa dilapangkan segalanya, sehat selalu, dalam mengurusi amanah pesantrennya. Abah juga jangan kebanyakan makan durian, nanti kemaruk. Rawan masalah pencernaan dan tekanan darah tinggi. Semoga CHDI masih terus ada meski DIS morning mulai tayang. Sukses selalu untuk DISWAY.

Share
Related Articles
Sirrul Cholil
Catatan Dahlan Iskan

Sirrul Cholil

Rahasia kekasih. Musim hujan yang datang lebih dini tidak hanya membuat banjir...

James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat.--
Catatan Dahlan Iskan

Carter 747  

PUN ketika meninggal dunia, James Rachman Radjimin memecahkan rekor: vegetatif terlama di...

Ilustrasi Nadiem Makarim-Gusti-Harian Disway-
Catatan Dahlan Iskan

Melanggar Sombong

BEGITU besar nama Nadiem Makarim. Sejak sebelum menjadi menteri. Bahkan sudah lebih...

dr Edwin Ongkoraharjo (kiri) bersama Soedomo Mergonoto (tengah)
Catatan Dahlan Iskan

Pilihan Baru

PERLOMBAAN memiliki alat terbaru terus berlangsung. Pesertanya: rumah-rumah sakit. Lomba itu kini...