IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berupaya menekan angka pengangguran di kabupaten setempat dengan mengadakan bursa kerja (job fair) setiap tahun.
“Pemerintah kabupaten terus berupaya menekan angka pengangguran,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Nakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara Marjani ketika ditanya menyangkut angka pengangguran di Penajam, Kamis.
Pemerintah kabupaten secara rutin setiap tahun mengadakan bursa kerja dengan melibatkan perusahaan yang beroperasi di kabupaten setempat, lanjut dia, sebagai upaya menekan angka pengangguran.
Bursa kerja yang dilaksanakan pada 2023 tercatat terserap 261 tenaga kerja, dan terdata 118 tenaga kerja terserap pada job fair 2024, kemudian pada bursa kerja 2025 tercatat 310 tenaga kerja terserap.
“Rata-rata lowongan kerja pada job fair itu, yang terisi hanya pada posisi bawah,” jelasnya.
Lowongan pekerjaan posisi pengawas dan manajer tidak terisi, lanjut dia, karena pencari kerja yang mendaftar di lowongan strategis tersebut tidak memenuhi syarat.
Dinas Nakertrans Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat angka pengangguran hingga Desember 2025 sekitar 2.244 orang, bertambah dari yang terdata pada Desember 2024 kisaran 1.912 orang.
Angka pengangguran yang cukup besar berasal dari kelompok lulusan sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA), kata dia, mencapai 70 persen.
Angka pengangguran pada lulusan SLTA jauh lebih tinggi dibandingkan lulusan perguruan tinggi atau diploma tiga dan strata satu, serta pemutusan hubungan kerja juga menyumbangkan angka pengangguran, demikian Marjani.




















