IKNPOS.ID – Dalam beberapa tahun terakhir minat baca masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menunjukkan tren peningkatan.
Fakta ini menjadi modal untuk memperluas akses literasi secara lebih merata wilayah kabupaten setempat.
“Pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memberikan fasilitas untuk bidang literasi,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten PPU, Yusuf Basra.
Ia menjelaskan, Pemkab PPU terus menyosialisasikan keberadaan gedung layanan perpustakaan yang mampu menampung ribuan koleksi buku di Jalan Provinsi Kilometer 9, Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.
Pihaknya juga mengatur jadwal perpustakaan keliling minimal satu kali sepekan untuk mendatangi masyarakat desa dan kelurahan di empat kecamatan.
Perpustakaan Berpengaruh pada Peningkatan Budaya Literasi
Menurut Yusuf, keberadaan gedung perpustakaan dan fasilitas sarana prasarana yang memadai, sangat penting bagi peningkatan budaya literasi atau minat baca masyarakat.
Selain itu juga memberikan suasana perpustakaan yang membuat masyarakat lebih nyaman dan tertarik datang membaca di perpustakaan.
“Perpustakaan keliling untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat umum dan kalangan pelajar agar gemar membaca,” tambahnya.
Indeks minat baca masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara terdata terus meningkat, yaitu [ada 2023 terdata sekitar 53,5 persen dan pada 2024 meningkat menjadi kisaran 66 persen.
“Pada 2025 minat baca masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara kembali meningkat mencapai lebih kurang 86 persen,” ungkapnya.







