IKNPOS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mulai merealisasikan pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan dan usaha masyarakat di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sebanyak 54 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah terbentuk di Penajam Paser Utara dan kini secara bertahap memasuki fase pembangunan infrastruktur usaha.
“Pembangunan gerai dan gudang sudah mulai berjalan di beberapa koperasi yang lahannya siap,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Kukmperindag) Penajam Paser Utara, Margono Hadisutanto, Rabu.
Lahan Minimal 1.000 Meter Persegi
Setiap koperasi diwajibkan menyiapkan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi. Dari luasan tersebut, minimal 600 meter persegi digunakan untuk bangunan gerai, sementara sisanya diperuntukkan bagi gudang penyimpanan dan area parkir.
Hingga saat ini, 12 koperasi telah masuk tahap pertama pembangunan fisik dan ditargetkan rampung dalam beberapa bulan ke depan.
Selain itu, 11 koperasi lainnya telah lolos verifikasi lahan dan akan masuk tahap kedua pembangunan, sementara 31 koperasi masih dalam proses verifikasi kesiapan lahan.
“Sebagian pembangunan fisik bahkan sudah dimulai sejak akhir tahun lalu, sehingga kami optimistis penyelesaian bisa lebih cepat,” jelas Margono.
Didukung Pemerintah Pusat dan BUMN
Pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih merupakan program nasional. Pemerintah pusat menugaskan PT Agrinas Pangan Nusantara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai pelaksana pembangunan fisik 80.000 unit gerai dan gudang koperasi di seluruh Indonesia.
Setiap unit diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,6 miliar, yang mencakup pembangunan bangunan utama dan fasilitas pendukung.
Fokus Pertanian, Perikanan, hingga UMKM Desa
Pemkab Penajam Paser Utara juga memberikan pendampingan usaha agar koperasi dapat berjalan sesuai potensi masing-masing wilayah.







