Home Uncategorized Pekan Depan, Menkeu Purbaya Akan Evaluasi Anggaran Program MBG
Uncategorized

Pekan Depan, Menkeu Purbaya Akan Evaluasi Anggaran Program MBG

Share
Share

IKNPOS.ID – Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Anggaran super besar pun digelontorkan untuk menjalankan program ini.

Tahun ini, pemerintah mengucurkan Rp335 triliun untuk program MBG di seluruh penjuru Indonesia. Namun, muncul keraguan apakah Badan Gizi Nasional (BGN) bisa menyerap anggaran sebesar itu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bakal menyisir anggaran program MBG pada pekan depan. Ia mengatakan akan mengevaluasi rencana anggaran untuk memastikan dana terserap optimal.

“Minggu depan akan saya lihat line per line anggaran mereka. Nanti kami lihat mana yang double counting,” ujar Purbaya, Selasa, 20 Januari 2026, dikutip Antara.

Ia mencontohkan rencana anggaran MBG tahun 2025, yang mengalokasikan dana untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua untuk mendukung implementasi program. Namun, masih ada kendaraan yang belum terdistribusi hingga akhir tahun anggaran.

“Lumayan kan bisa saya coret (pos anggaran). Tapi saya akan lihat, masih ada atau nggak (pos anggaran) itu,” katanya menambahkan.

Menkeu Perkirakan Anggaran MNG Tidak Akan Terserap Penuh

Melihat realisasi tahun lalu, Purbaya memperkirakan penyerapan anggaran program MBG tahun ini juga tidak terserap penuh, dengan proyeksi penyerapan setidaknya berkisar Rp200 triliun.

“Kalau kami hitung, paling Rp200 triliun juga cukup mungkin. Tapi nanti kami lihat. Kami akan lihat yang inefisien saja. Tapi program itu program bagus, kami akan dukung supaya jalannya maksimal,” ujar dia.

Berdasarkan perhitungan sementara Kementerian Keuangan, program MBG menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025, setara 72,5 persen dari pagu Rp71 triliun pada APBN 2025.

Nilai manfaat yang langsung diterima oleh masyarakat sebesar Rp43,3 triliun. Anggaran itu disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.

Secara angka, jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 56,13 juta dari target 82,9 juta penerima yang tersebar di 38 provinsi. Dari segi keterlibatan pelaku usaha, program MBG telah dilaksanakan oleh 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dan menyerap 789.319 pekerja.

Share
Related Articles
KIPI Maloy harus direvitalisasi
Uncategorized

Pemprov Kaltim Siapkan Rp10,5 Miliar untuk Tim Ahli Gubernur 2026, Ini Rincian Honor hingga Perjalanan Dinas

IKNPOS.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan anggaran sebesar Rp10,5...

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Foto: Dok/Puspen TNI
Uncategorized

Panglima TNI Sebut Status Siaga 1 untuk Uji Kesiapsiagaan Prajurit dan Alutsista

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Subiyanto menegaskan bahwa instruksi status Siaga...

Uncategorized

Fitur-Fitur Canggih Galaxy S26: AI Makin Pintar, HP Bisa Atasi Masalah Sendiri

IKNPOS.ID - Samsung Electronics resmi memperkenalkan flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26, dengan...

Uncategorized

Pemerintah Bangun Madrasah Terintegrasi di IKN, Lengkap dari RA hingga MA dengan Asrama

IKNPOS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) berencana membangun Madrasah Terintegrasi di...