Home News OPERASI CARACAS! 47 Tentara Venezuela Tewas, Maduro Diculik, Kuba Marah
News

OPERASI CARACAS! 47 Tentara Venezuela Tewas, Maduro Diculik, Kuba Marah

Share
OPERASI CARACAS, 47 Tentara Venezuela Tewas dalam penculikan Maduro oleh militer AS
OPERASI CARACAS, 47 Tentara Venezuela Tewas dalam penculikan Maduro oleh militer AS
Share

IKNPOS.ID – Operasi militer Amerika Serikat di Caracas dan berujung penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, menelan korban jiwa yang tidak sedikit. Laporan terbaru mengungkap hampir 50 tentara Venezuela tewas dalam serangan tersebut. Puluhan tentara Kuba juga menjadi korban.

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, mengonfirmasi total korban tewas dalam serangan tanggal 3 Januari tersebut mencapai sedikitnya 83 orang.

Angka ini merupakan revisi naik dari laporan awal. Dari pihak Venezuela, 47 prajurit gugur. Termasuk di antaranya sembilan perempuan.

Sementara 32 tentara lainnya berasal dari Kuba, yang sebagian bertugas dalam tim pengamanan pribadi Presiden Maduro.

“Apa yang telah dilakukan para prajurit Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian kami dalam menghadapi agresi militer? Mereka telah mengorbankan nyawa. Mereka telah menghormati sejarah dan tanah air,” ujar Padrino Lopez dalam sebuah upacara penghormatan.

Duka nasional tidak hanya melanda Venezuela. Di Havana, Kuba, puluhan ribu warga membanjiri Lapangan Anti-Imperialis Jose Marti di depan Kedutaan Besar AS pada Jumat (16/1/2026).

Mereka menyuarakan kemarahan dan kecaman atas tewasnya 32 tentara Kuba dalam insiden yang sama.

Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel secara langsung hadir dan berpidato di depan massa. Dalam pidatonya, ia menuduh Washington telah membuka pintu menuju era baru yang penuh kekerasan.

“Tidak ada seorang pun di sini yang menyerah,” tegas Diaz-Canel, seraya menyebut pemerintahan AS saat ini terus melontarkan ancaman.

Minyak Venezuela Kini Milik Amerika Serikat

Operasi militer AS diawali dengan pemboman terhadap sejumlah sasaran strategis di Caracas.

Serangan kemudian dilanjutkan dengan pendaratan pasukan menggunakan helikopter, yang akhirnya berhasil menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Korban luka dalam operasi ini dilaporkan lebih dari 112 orang. Namun, jumlah korban sipil hingga kini masih belum dapat dipastikan.

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, menyebut proses identifikasi korban memerlukan uji DNA. Karena kondisi jenazah yang parah akibat kekuatan serangan.

Share
Related Articles
News

Kemenhub Atur Operasional Transportasi di Bali Jelang Nyepi 2026

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan penyesuaian operasional sejumlah layanan transportasi di Bali menjelang...

pendataan ulang kasus cacingan anak di Indonesia
News

Cak Imin Luncurkan Program Tebar Harapan Ramadan, Salurkan 2 Juta Paket Zakat Fitrah

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meluncurkan...

Tamparan Mojtaba
News

Terus Lanjut Perang, Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata dan Negosiasi

IKNPOS.ID - Pemerintah Iran menegaskan tidak memiliki rencana untuk meminta gencatan senjata...

News

Pemerintah Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran

IKNPOS.ID  - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga kebutuhan pokok di pasar...