Home News Menkeu Optimistis Ekonomi RI Tembus 6 Persen pada 2026
News

Menkeu Optimistis Ekonomi RI Tembus 6 Persen pada 2026

Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dipacu lebih tinggi pada 2026.

Share
MENKEU PURBAYA GERAM, 40 Perusahaan China Diduga Manipulasi KTP & Pajak
MENKEU PURBAYA GERAM, 40 Perusahaan China Diduga Manipulasi KTP & Pajak
Share

IKNPOS.ID – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dipacu lebih tinggi pada 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6 persen, sekaligus keluar dari tren stagnasi di kisaran 5 persen yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Optimisme tersebut didorong oleh membaiknya kinerja ekonomi domestik, tersedianya ruang kebijakan yang masih cukup longgar, serta dorongan dari belanja pemerintah dan peningkatan konsumsi masyarakat.

“Saya ingin mendorong terus ekonomi tahun ini ke arah 6 persen dengan berbagai cara. Kalau itu terjadi, kita sudah mengalami breakout dari kutukan 5 persen dan bisa tumbuh lebih cepat lagi,” ujar Purbaya dalam Indonesia Fiscal Forum (IFF) 2026 di Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pada triwulan I-2026 pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan sudah mencapai sekitar 5,5 persen. Menurutnya, percepatan realisasi belanja pemerintah akan mulai memberikan dampak sejak awal tahun.

Selain itu, momentum Hari Raya Idulfitri yang jatuh pada Maret 2026 diyakini akan menjadi pendorong kuat bagi konsumsi rumah tangga.

Purbaya menilai, capaian pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen akan membuka peluang perbaikan kinerja ekonomi dalam jangka menengah.

Dari sisi fundamental domestik, ia menyebut kondisi ekonomi masih relatif sehat. Inflasi pada Desember 2025 tercatat sebesar 2,92 persen, sementara inflasi inti berada di kisaran 2,3 persen. Bahkan, jika komponen harga emas dikecualikan, inflasi hanya sekitar 1,5 persen.

“Ini menunjukkan permintaan domestik sebenarnya masih relatif rendah,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, Purbaya melihat pemerintah memiliki ruang yang cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa dibayangi tekanan inflasi yang berlebihan. Ia menilai bank sentral tidak akan menghadapi tekanan signifikan terhadap suku bunga acuan apabila stimulus ekonomi diperkuat.

“Artinya saya punya ruang untuk mendorong ekonomi ke tingkat yang lebih cepat lagi,” ujarnya.

Share
Related Articles
News

Otorita IKN Hadirkan Pasar Murah untuk Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok

IKNPOS.ID - Menjelang momentum Idulfitri, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengambil langkah...

News

Tol IKN Dibuka saat Mudik Lebaran 2026, Jadi Jalur Alternatif Penghubung Kaltim dan Kalsel

IKNPOS.ID - Arus mudik Lebaran 2026 membawa kabar baru bagi masyarakat di...

News

Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek Mulai Padat, Pemudik Manfaatkan Fasilitas Istirahat

IKNPOS. ID - Rest area menjadi salah satu titik penting bagi para...

News

Pemudik Tinggalkan Jakarta Lewat Tol Layang MBZ di H-7 Lebaran, Arus Kendaraan Padat Lancar

IKNPOS.ID -  Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa di ruas Jalan Layang...