Home Ragam Mengenal Filosofi dan Makna Beseprah, Tradisi Makan Bersama Khas Kalimantan Timur
Ragam

Mengenal Filosofi dan Makna Beseprah, Tradisi Makan Bersama Khas Kalimantan Timur

Share
Beseprah
Beseprah, tradisi makan bersama Kalimantan Timur khususnya Kutai (indonesia kaya)
Share

Filosofi di Balik Tradisi Beseprah

Beseprah mengandung nilai-nilai luhur yang masih relevan hingga kini. Di antaranya:

  1. Kesetaraan sosial: Semua duduk sejajar tanpa hierarki.
  2. Kebersamaan dan gotong royong: Makanan disiapkan dan dinikmati bersama.
  3. Keterbukaan dan keakraban: Percakapan mengalir bebas di antara peserta.
  4. Penguatan ikatan sosial: Menyatukan individu menjadi komunitas yang solid.

Karena itulah, beseprah tidak hanya mengenyangkan perut, tetapi juga menghangatkan hubungan antarmanusia.

Persiapan hingga Pelaksanaan Beseprah

Karena biasanya dilakukan saat pagi hari, persiapan beseprah dimulai sejak sebelum fajar. Skala persiapan bergantung pada besarnya acara. Untuk beseprah keluarga, persiapan dilakukan bersama tetangga. Sementara pada Upacara Erau, masyarakat luas ikut bergotong royong menyiapkan hidangan.

Menu yang disajikan mencerminkan kekayaan kuliner Kutai, seperti:

  • nasi kebuli, nasi kuning, dan nasi putih,
  • gence ruan (ikan gabus goreng dengan sambal khas),
  • semur, bubur, dan ubi goreng,
  • aneka kue tradisional seperti serabi, putu labu, roti gembong, dan untuk-untuk,
  • serta buah-buahan segar.

Hidangan disusun di atas seperah, kain putih panjang yang menjadi alas makanan, dilengkapi tampah, piring, dan alat makan yang dapat digunakan siapa saja.

Sebelum makan dimulai, biasanya terdengar lantunan musik tradisional untuk memeriahkan suasana. Setelah seluruh tempat duduk terisi, tuan rumah memberi aba-aba, dan acara makan pun dimulai. Beseprah berlangsung sekitar 1,5 hingga 2 jam dalam suasana penuh kehangatan.

Beseprah dalam Upacara Erau

Dalam konteks adat, beseprah menjadi bagian tak terpisahkan dari Upacara Erau. Lokasi beseprah biasanya membentang di sepanjang Jalan Tepian Pandan, depan Museum Mulawarman, Tenggarong.

Kain seperah sepanjang hampir satu kilometer digelar, menjadi tempat berkumpulnya pejabat, tokoh adat, dan masyarakat umum. Acara diawali doa bersama, dilanjutkan pemukulan gong oleh Sultan sebagai tanda dimulainya beseprah.

Di momen ini, sekat sosial benar-benar melebur. Semua orang makan, berbincang, dan tertawa bersama dalam satu ruang kebudayaan yang hidup.

Share
Related Articles
Bank Syariah
Ragam

Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

IKNPOS.ID - Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) Alex Sofjan...

BTN
Ragam

Hadir di Semarang, BTN Housingpreneur Bedah Rumah Zaman Now

IKNPOS.ID - Kebutuhan rumah di Jawa Tengah yang masih mencapai sekitar 990.000...

saham btn
Ragam

Di Tengah Dinamika Pasar Modal, BTN Kaji Opsi Buyback Saham

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) tengah mengkaji opsi...

Bank BSN
Ragam

Bank BSN Gebrak Pasar Anak Muda, Tawarkan KPR DP 1 Persen Tenor 40 Tahun

IKNPOS.ID - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mendorong pekerja muda untuk...