Para peserta berasal dari beragam latar belakang dan wilayah, mulai dari Balikpapan, Samarinda, hingga luar Pulau Kalimantan seperti Palembang, Medan, dan daerah lainnya. Rentang usia peserta pun beragam, dari anak-anak hingga orang tua, mencerminkan semangat menanam yang lintas generasi.
Melalui kegiatan ini, Otorita IKN berharap semangat menanam pohon tidak berhenti pada satu momentum, tetapi tumbuh menjadi identitas dan budaya masyarakat Nusantara. Pembangunan IKN diharapkan tidak hanya menghadirkan kota yang modern dan inklusif, tetapi juga lestari, sejuk, dan harmonis dengan alam.
Ke depan, kegiatan penanaman pohon akan terus digalakkan sebagai bagian dari gerakan kolektif menjadikan IKN sebagai kota hutan yang hidup, tumbuh, dan diwariskan untuk generasi mendatang.







