Sementara itu, Manajer Provincial Project Implementing Unit (PPIU) program M4CR Kalimantan Timur, Asman Azis, menyampaikan bahwa pada tahun 2024 program M4CR telah merehabilitasi mangrove seluas 4.445 hektare di wilayah Kalimantan Timur.
Pada tahun 2025, rencana kerja rehabilitasi mangrove oleh M4CR Kaltim mencakup area seluas 1.505 hektare, dengan realisasi penanaman mencapai 499 hektare.
Adapun sisa lahan seluas 1.006 hektare masih menunggu penyelesaian proses Surat Perjanjian Kerja Sama (SPKS) antara M4CR dan masyarakat pada tahun ini. Termasuk di dalamnya seluas 262 hektare di Kabupaten Berau yang telah melalui tahap prakondisi dan padiatapa atau kesepakatan masyarakat, dan saat ini menunggu pengesahan rancangan teknis.
Asman menargetkan hingga April 2026, total kumulatif penanaman mangrove di Kalimantan Timur dapat mencapai 8.728 hektare sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memulihkan ekosistem pesisir.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan penanaman mangrove diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal dan perencanaan yang telah ditetapkan. Untuk itu, M4CR terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan program berjalan efektif dan optimal.







