Catatan Dahlan Iskan

Kumpul Optimis

Share
Kumpul Optimis
Agenda hari kedua Disway Explore Business pada Minggu, 25 Januari 2026, kunjungan kawasan industri JIIPE di Gresik-Boy Slamet -Boy Slamet
Share

Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺

CARNEY, KALKULATOR, DAN DUNIA YANG LELAH.. Hot kedua dari tulisan pak Dahlan hari ini, setelah debanking adalah Mark Carney. Bukan karena pidatonya panjang. Tapi justru karena nada suaranya pendek. Datar. Tanpa emosi. Dunia yang lelah konflik tiba-tiba jatuh cinta pada gaya bank sentral. Carney bukan politisi karbitan. Ia produk spreadsheet. Pernah memegang dua bank sentral. Kanada dan Inggris. Itu bukan prestasi. Itu sertifikat stres tingkat dewa. Maka ketika Trump ribut, Carney menghitung. Ketika Trump mengancam, Carney berdagang. Beijing, India, canola, minyak, gas. Semua dijawab dengan angka. Davos langsung klik. Dunia Barat seperti menemukan “orang dewasa” di ruangan. Amerika ribut tarif. Kanada sibuk cari pasar. Trump bilang Kanada hidup dari Amerika. Bisa jadi benar kemarin. Tapi besok belum tentu. Yang menarik: Carney tidak naik karena jenius saja. Ia naik karena Trump. Orang Kanada gemas. Dunia muak. Maka ekonom jadi bintang. Ini zaman aneh. Pemimpin global lahir bukan dari podium politik, tapi dari meja rapat bank. Trump melawan dengan tarif 100 persen. Carney melawan dengan pasar baru. Yang satu pakai emosi. Yang satu pakai kalkulator. Biasanya, yang terakhir lebih tahan banting.

Tiga Pelita Berlian

Setiap rezim pasti memiliki “pabrik isu” setiap pabrik isu tsb pasti memiliki tim promosi & tim pemasaran yg handal. Ketika sang rezim sdg goyah & goyang, pabrik isu akan memunculkan produk unggulannya shg publik beralih fokus, jk produk tsb kurang laku, munculkan lagi produk baru lainnya, dst hingga akhir jabatan sang rezim. Petuah lama mengatakan : Ojo gumunan, Ojo dumeh, Ojo … Seklangkong

Wilwa

@Juve. Duit dan Accounting itu aneh bin ajaib dan T paham itu. Saya jelasin pakai bahasa yang mudah dan coba Anda renungkan sendiri. Persamaan Accounting paling mendasar adalah Asset = Liability + Capital. Harta = Utang + Modal. Paham khan. Nah sekarang misalnya Utang= 1 dan Modal= 1 maka Harta = 2 Tapi ada yang bilang sektor Financial itu menggelembung terlalu besar dan tak masuk akal. Gampangnya begini misal di dunia nyata atau “real” , Harta terdiri dari 2 yaitu Cash/Kas dan Machine/Mesin. Kas = 1 dan Mesin = 1 sehingga Harta = 2 di satu sisi dan Utang = 1 dan Modal = 1 di sisi lain. Balance. Sekarang ganti istilahnya. Kas = Duit yang dicetak dan duit yang beredar dan duit digital pokoknya semua jenis Money. Lalu anggap Mesin adalah segala jenis manufacturing dan segala jenis transportasi dan komunikasi dan segala jenis infrastruktur. Lalu Utang adalah segala jenis Bonds/Obligasi. Dan Modal adalah segala jenis Stocks/Saham. Mengacu pada contoh persamaan di atas / yang sebelumnya, anggap di dunia nyata, Kas =1, Mesin =1 berimbang dengan Utang =1 dan Modal =1. Tapi kemudian tiga faktor “diakali” USA yaitu Kas (baca: US Dollar), Utang (US Bonds) dan Modal (US Stocks). Sehingga persamaannya sbb: Kas = 9, Mesin = 1, Utang = 5, Modal = 5. Nah Anda sekarang bisa membayangkan bukan seperti apa FINANCIAL BUBBLE US DOLLAR, US BONDS DAN US STOCKS yang tinggal meletus suatu saat dan kiamatlah financial dunia ini. Suatu hari akan terjadi hanya saja kita tak tahu kapan datangnya.:)

Share
Related Articles
Stres Debanking
Catatan Dahlan Iskan

Stres Debanking

Debanking. Unbanked. Itu dua hal yang berbeda. Yang lagi digugat Donald Trump...

Catatan Dahlan Iskan

Hady Alan

Iri. Umur segitu masih sangat sehat. Wajahnya masih halus --tanpa keriput. Ia...

Catatan Dahlan Iskan

Belah Tiga

PERKEMBANGAN terbaru: minyak goreng canola membunuh zaitun. Akhirnya ada pejabat Amerika yang...

Transformasi Ngambek
Catatan Dahlan Iskan

Transformasi Ngambek

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto SpB saat meraih medali emas...