Ekosistem Kerja dan Kolaborasi Antar-Instansi
Aspek non-fisik seperti ekosistem kerja ASN juga menjadi perhatian Otorita IKN. Hal ini mencakup sistem administrasi, teknologi informasi, dan koordinasi antar-instansi. ASN yang akan berkantor di IKN perlu disiapkan dengan prosedur kerja yang efisien serta sistem pendukung modern agar dapat bekerja secara optimal. Kesiapan ini juga menjadi tolok ukur keberhasilan pemindahan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
Dukungan Kebijakan dan Pemantauan Proyek Strategis
Langkah-langkah yang diambil Otorita IKN juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah menegaskan komitmen untuk melanjutkan pembangunan IKN sesuai arah kebijakan yang ditetapkan dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Wakil Presiden Gibran secara berkala meninjau proyek strategis di kawasan IKN untuk memastikan kelancaran pembangunan dan kesiapan fasilitas bagi ASN.
Kesimpulan
Kesiapan infrastruktur dan ASN menjadi fokus utama Otorita IKN dalam mempersiapkan IKN sebagai pusat pemerintahan baru. Dengan penguatan fasilitas fisik, ekosistem kerja yang matang, serta dukungan kebijakan dari pemerintah pusat, langkah ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam menciptakan pusat pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan. Persiapan yang matang tidak hanya memastikan ASN dapat bekerja dengan efisien, tetapi juga mendukung pembangunan kota yang berorientasi pada keberlanjutan, energi bersih, dan potensi ekowisata yang dapat dimanfaatkan jangka panjang.







