“Kami bersyukur mendapat dukungan tausiyah dan siraman rohani dari MUI Kalimantan Timur maupun MUI Penajam Paser Utara setiap pekan. Ini membuat kami merasa menjadi bagian dari Nusantara, bukan orang asing,” ujarnya.
Peringatan Milad ke-100 NU di IKN dipandang sebagai momentum penting untuk menegaskan arah pembangunan ibu kota negara baru yang tidak hanya difungsikan sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang kehidupan yang menjunjung tinggi nilai religius, kebudayaan, serta persatuan nasional.







