IKNPOS.ID – Kabar baik bagi calon mahasiswa dan orang tua. Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi membebaskan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) bagi mahasiswa baru sebagai bentuk komitmen meringankan beban biaya pendidikan di awal masa perkuliahan.
Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri menegaskan bahwa kebijakan ini diterapkan agar akses masuk perguruan tinggi negeri semakin terbuka dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami tidak menerapkan iuran pengembangan institusi. Informasi ini penting diketahui masyarakat, khususnya calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di ULM,” ujar Prof. Alim saat pengarahan mahasiswa di Banjarmasin, Kamis (15/1/2026).
Berlaku Empat Tahun, Wujud Kampus Berdampak
Kebijakan pembebasan IPI ini telah diterapkan selama empat tahun di bawah kepemimpinan Prof. Ahmad Alim Bachri. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan peran ULM sebagai Kampus Berdampak yang mengedepankan akses pendidikan tinggi tanpa beban biaya tambahan.
“Ini adalah komitmen kami menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan,” katanya.
Tanpa IPI, Mahasiswa Hanya Bayar UKT
Sebagai gantinya, ULM hanya memberlakukan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester. Besaran UKT disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mahasiswa, serta tersedia berbagai skema keringanan bagi mereka yang membutuhkan.
Sebagai informasi, IPI atau Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) umumnya merupakan biaya satu kali yang dibebankan kepada mahasiswa baru—terutama jalur mandiri—untuk mendukung pengembangan fasilitas dan mutu kampus. Kebijakan ULM yang meniadakan biaya ini dinilai sangat membantu keluarga mahasiswa.
PTN Unggul, Favorit Calon Mahasiswa Kalimantan
Dengan status Perguruan Tinggi Negeri terakreditasi Unggul, ULM terus menjadi salah satu pilihan utama calon mahasiswa di Kalimantan.
Saat ini, ULM memiliki lebih dari 32.000 mahasiswa yang menempuh pendidikan di 115 program studi yang tersebar di 11 fakultas serta satu program pascasarjana. Sekitar 50 persen program studi di ULM telah terakreditasi A atau Unggul.







