IKNPOS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) telah dilengkapi dengan sebuah bandara megah bernama Bandara Internasional Nusantara. Bandara ini sudah pernah didarati oleh pesawat berbadan besar dan siap untuk beroperasi penuh.
Sebagai wilayah penyangga IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan menjadi penerima manfaat terbesar dengan beroperasinya bandara ini.
Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PPU, Hadi Saputro, keberadaan bandara tersebut membuat Kabupaten PPU tidak hanya tergantung pada dana transfer pemerintah pusat, tetapi pendapatan daerah juga bertambah dari sektor industri, pariwisata dan kawasan pengembangan ekonomi lainnya.
Apabila Bandara Internasional Nusantara melayani penerbangan domestik dan internasional, dapat dipastikan bakal ada potensi pendapatan Kabupaten Penajam Paser Utara lainnya.
“Ke depan, diproyeksikan pendapatan daerah tidak hanya bertumpu dari dana transfer dan pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak kendaraan bermotor (PKB),” jelasnya.
“Ketika Bandara Internasional Nusantara mulai beroperasi komersial bakal memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat maupun pendapatan asli daerah (PAD),” lanjut Hadi.
Kelengkapan Fasilitas Bandara
Fasilitas sisi udara yang mencakup runway, taxiway, apron, dan helipad telah tuntas seluruhnya. Pada sisi darat, tahap pertama telah selesai dan sudah dilengkapi dengan Terminal VVIP dan VIP, menara pengatur lalu lintas udara, fasilitas penanggulangan keadaan darurat, gedung perkantoran, rumah ibadah, serta infrastruktur pendukung lainnya.
Saat ini sedang berlangsung pekerjaan lanjutan berupa penataan lanskap dan pembangunan jalan perimeter yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.
Pada tahap berikutnya akan dibangun fasilitas imigrasi, karantina, dan bea cukai untuk mendukung aktivitas penerbangan internasional.
Secara internasional, Bandar Udara Nusantara telah terdaftar pada International Civil Aviation Organisation dengan kode WALK.







