“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat diterima dengan baik. Bapak Deputi memberikan arahan serta solusi terhadap persoalan yang kami hadapi,” ujar Supian Nur yang akrab disapa Haji TW.
Pertemuan tersebut juga dihadiri kepala Desa Binuang, kepala Desa Telemow, perwakilan Lembaga Adat Paser, tokoh adat, serta tokoh pemuda Kecamatan Sepaku.
Kepala Desa Telemow, Munip, menjelaskan bahwa usulan utama warga mencakup peningkatan kualitas jalan, pembangunan drainase dan gorong-gorong dari simpang Km 6 Telemow hingga simpang empat Pemaluan sepanjang sekitar 7,3 kilometer.
Selain itu, warga juga meminta penanganan serius terhadap potensi longsor di ruas jalan besar Telemow.
“Sambil menunggu proses penganggaran, kami berharap ada perbaikan awal sebelum bulan Ramadan agar akses warga tidak semakin terganggu,” kata Munip.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Otorita IKN menyatakan akan melakukan join survey atau peninjauan lapangan bersama dalam waktu dekat guna memetakan kebutuhan teknis dan solusi yang paling tepat.
Sebagai informasi, ruas jalan dari simpang Kilometer 12 Pemaluan hingga Kelurahan Maridan memiliki panjang sekitar 18 kilometer dan hingga kini masih menjadi urat nadi mobilitas masyarakat Sepaku di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara.







