Home News Inggris Pertimbangkan Kirim Pasukan ke Greenland untuk Amankan Arktik
News

Inggris Pertimbangkan Kirim Pasukan ke Greenland untuk Amankan Arktik

Share
Greenland, Image: Seth7225 / Pixabay
Share

IKNPOS.ID – Kawasan Arktik semakin menjadi titik perhatian global karena lokasi strategis dan kekayaan sumber daya alamnya. Greenland, wilayah semi-otonom milik Denmark, terletak di jantung Arktik dan kaya akan tembaga, nikel, serta mineral tanah jarang yang menjadi komponen penting teknologi modern.

Ketegangan meningkat setelah Donald Trump sebelumnya menyatakan minat untuk menguasai Greenland, baik melalui pembelian maupun kemungkinan menggunakan kekuatan militer. Situasi ini mendorong negara-negara Eropa, termasuk Inggris, untuk meninjau langkah-langkah strategis demi menjaga stabilitas kawasan dan memastikan keamanan kolektif melalui NATO.

Peran Keir Starmer dan Pemerintah Inggris

Keir Starmer, sebagai pemimpin Partai Buruh dan oposisi di Inggris, dikabarkan ikut menekankan pentingnya menjaga keamanan Arktik. Ia mendukung rencana pemerintah Inggris untuk meninjau kemungkinan penempatan pasukan ke Greenland. Langkah ini dianggap perlu untuk menghadapi ancaman potensial dari Rusia dan China, serta menjaga kepentingan NATO di wilayah strategis tersebut.

Rencana Penempatan Pasukan Inggris

Pemerintah Inggris mempertimbangkan kemungkinan mengirim tentara, kapal perang, dan pesawat militer ke Greenland. Diskusi awal melibatkan pejabat Inggris dan rekan-rekan dari Jerman, Prancis, serta anggota NATO lainnya. Rencana ini dapat mencakup latihan militer terbatas, berbagi intelijen, pengembangan kapabilitas pertahanan, atau pengalokasian ulang anggaran militer, semua di bawah koordinasi aliansi.

Lord Peter Mandelson, mantan duta besar Inggris untuk AS, menekankan bahwa wacana ini lebih bersifat strategis dan diplomatis daripada ancaman langsung, mengingat kemungkinan Trump menyerang Greenland secara militer sangat kecil.

Dampak Geopolitik dan Strategis

Kehadiran pasukan Inggris di Greenland akan memperkuat stabilitas kawasan dan menegaskan posisi NATO dalam menghadapi ekspansi Rusia dan ambisi China di Arktik. Transport Secretary Inggris, Heidi Alexander, menyatakan bahwa menjaga keamanan di kawasan ini merupakan bagian dari “bisnis seperti biasa” NATO, mengingat Arktik kini menjadi wilayah yang diperebutkan oleh kekuatan besar dunia.

Langkah Inggris juga dimaksudkan untuk memberi sinyal diplomatis kepada AS agar mempertimbangkan ulang rencana agresif terhadap Greenland, termasuk rencana pembelian atau pengambilalihan wilayah.

Share
Related Articles
Fasilitas canggih IKN siap huni
News

AS Gelontorkan Hibah Rp40,18 Miliar untuk IKN Nusantara, Dorong Transformasi Smart City Berbasis AI dan ESG

IKNPOS.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi mengucurkan hibah senilai US$2,49 juta...

IKN Siap Disulap Jadi 'Cognitive City' Pertama di Dunia
News

Hibah 2,49 Juta Dolar AS Perkuat Proyek Kota Cerdas IKN, Otorita Gandeng Mitra AS

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin mendapat dukungan internasional. Dana...

News

Melalui Program ‘KUMPUL Lagi’, OIKN Beri Pembekalan Pelaku Ekraf

IKNPOS.ID - Warga yang tinggal di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan...

Resmi! IKN Jadi Kiblat Baru Pelayanan Publik, Gedung Megah, Sistem Digital, Integritas Tanpa Kompromi
News

Dana dari AS hingga UEA Mengalir, Investasi IKN Nusantara Tembus Rp72 Triliun

IKNPOS.ID - Arus investasi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin deras. Dari...