Maka, saya pribadi menilai CHDI hari ini sebagai pendapat pribadi Abah DI (kalau Abah tidak “nyonték” dari media asing, wkwkwkwkwk…..). Hal ini tentu sah-sah saja.
“Belah Tiga” CHDI hari ini….. kalau dikategorikan sebagai suatu study ataupun kajian, sepertinya masih jauh panggang dari api, karena aspek-aspek dan faktor-faktor yang diungkapkan (dianalisis) Abah terlalu sedikit untuk memenuhinya….. juga metode yang digunakan ??
Jokosp Sp
Pak Ustad bakisah : Ada cerita dari Ibu-Ibu pengajian, suaminya tidak betah di rumah. Akhirnya saya ceritakan : Suatu saat Si Istri dibawa ke pasar, ke toko emas. Si Istri akhirnya, suit – suit – suit bersiul bahagia. Dibawalah pulang setelahnya dan lewat di sebuah sumur tua. Si Suami “Dik coba dilihat, apakah sumur itu masih ada airnya”. Ketika Si Istri melongok itulah didorongnya masuk ke dalam sumur, “Rasain kamu…., ngomel saja kerjaannya”. Si Suami sambil menikmati rokok bersandar di dinding sumur. Tiba-tiba ada mahluk tinggi besar keluar dari dalam sumur. Si Suami bertanya ” Heeeeee….siapa kamu?”. Saya Iblis Jin penunggu sumur ini. Sudah 400 tahun saya nunggui sumur ini. Saya ndak tahan dalam sumur ini, kenapa tiba-tiba ada yang ngomel-ngomel terus di dalam?.
Wilwa
Jadi salah kita/ rakyat sendiri mau “dihipnotis” para politikus untuk memilihnya. 🙂 Secara struktur kalimat, seperti analisis tajam MSDI, gak ada yang salah kok Gibran “ngomong gitu”. Dia khan “gak janji!” 🙂 Dia cuma “bilang” JIKA bla bla bla Insya Allah bla bla bla. 🙂 Kita menafsirkannya sebagai janji padahal menurut dia, dia tidak berjanji, ya memang salah kita menafsirkannya. Contoh satire nya adalah program rumah DP nol Anies di Jakarta 2017. Mana ada sih politikus yang tidak ingin menang debat dan terpilih? Perkara menurut Ahok itu gak masuk akal, ya biarin, “yang penting khan gue out of the box! Perkara gue gak bisa mewujudkan konsep gue (bukan janji gue lho ya!) itu soal lain.” Mari kita simak lagi kata-kata Anies di youtube berikut: Rumah Susun Ahok Vs Pendanaan Rumah 0 Rupiah Anies – Debat Putaran II 12/04. INews. 12 Apr 2017. Anies pintar debat dan mengajukan konsep out of the box! Adakah dia berjanji? Tidak tuh. 🙂 Dia hanya mengajukan sebuah konsep/teori. “Kami tidak membicarakan pembangunan rumah, kami hanya membicarakan pembiayaannya.” :):):) Perkara bisa jalan di lapangan sehingga jutaan rakyat berpenghasilan rendah bisa punya rumah di Jakarta itu soal lain! :):):) Khan kami gak janji membangun! Cuma membiayai! :):):)







