Nasionalisme juga begitu. Jangan sempit. Cukup cinta negara, lalu kerja benar.
###
[[Pagi berakhir. Headset masih dicari solusinya. Tapi pikirannya sudah wireless.]]..
Juve Zhang
Konon pengiriman militer 16 Pesawat cargo militer ini terbanyak sepanjang sejarah Tiongkok modern….jelas yg dihadapi armada Amerika perlu penangkal canggih bukan kelas ecek ecek….Iran dulu diserang oleh Israel sangat mudah pake F35….dari sini T menganalisa kelemahan Iran dan diberi obat mujarab untuk melakukan pengintaian jarak jauh jadi pake drone khusus intai…maka ketika Israel kirim F35 bisa di diteksi awal….nama drone nya lupa tapi tipe canggih…semoga uji coba merontokkan F35 bisa berjalan lancar…..
Herry Isnurdono
Ada apa dgn Abah DI ? Ada foto Presiden PS di Davao, Swiss di CDI hari ini (Sabtu, 24.1.2026), tapi tidak membahas sama sekali pidatonya. Yg dibahas Kanada dan Trump, Uni Eropa. Tidak usah memuji-muji PS, atas pidatonya sah2 aja. Atau foto PS di Davao, bebas2 aja. Atau bahas banjir di Jakarta utk bahan CDI hari Sabtu ini. Koq adem2 aja hater2 Pramono Anung. Buzzer2 Banteng anteng2 aja. Karena Abah DI kebetulan tidak ada acara di Jakarta, Kamis dan Jumat kemaren ?
Tiga Pelita Berlian
Salah satu visi misi di kantor lama saya (duluuuu) berbunyi “Adapting to change” . Dan ternyata kalimat tersebut masih & terus relevan dgn zaman . Dunia berubah dgn sangat cepatnya .
“Karena perubahan itu adalah keniscayaan, sementara kemampuan beradaptasi adalah tentang kemauan (Iqbal Lombok, bukan hadits) ”
Seklangkong
Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺
GLOBALISASI:
KAU YANG MEMULAI,
KAU YANG MAU MENGAKHIRI..?
1). Globalisasi itu sederhana. Dunia dijadikan satu pasar. Barang, modal, ide, dan mimpi bebas keluar-masuk. Batas negara seperti pintu otomatis: sensor gerak, bukan palang besi. Siapa efisien dia menang. Siapa lambat, silakan antre di kasir sejarah.
2). Mengapa Amerika dulu paling ngotot jualan globalisasi? Karena ia pemilik toko. Dolar jadi kasirnya. Aturan main ditulis di Washington. Pabrik pindah ke Asia, laba tetap pulang ke Wall Street. Amerika jual ide, dunia beli barang. Win-win. Setidaknya di brosur.







