Pembangunan Dipercepat, Gedung Legislatif dan Yudikatif Masih Berproses
Gibran mengakui bahwa hingga saat ini memang masih ada sejumlah bangunan utama yang belum rampung. Salah satunya adalah gedung legislatif dan yudikatif yang masih dalam tahap penyelesaian.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa seluruh pembangunan tersebut merupakan hasil karya anak bangsa yang patut dibanggakan.
“Di IKN itu kurang pembangunan gedung legislatif dan yudikatif. Ini semua karya anak bangsa, kita harus bangga,” ucapnya.
ASN Mulai Berkantor di IKN Tahun Ini
Lebih lanjut, Gibran mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 ini, Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) sudah mulai mengirimkan personel untuk berkantor di IKN. Proses pemindahan tersebut, menurutnya, telah berjalan secara bertahap.
Ia juga membagikan pengalamannya saat berkunjung ke IKN. Gibran mengaku tidak pernah menginap di hotel, melainkan memilih tinggal di rumah susun ASN atau rumah menteri.
“Saya juga kalau ke IKN tidak pernah tidur di hotel, tapi di rusun ASN atau rumah menteri. Air minum di sana juga bisa langsung diminum dari kran,” katanya.
Siap Berkator di Mana Saja
Gibran menegaskan bahwa dirinya merupakan sosok yang fleksibel dan tidak terpaku pada satu lokasi kerja. Ia mengaku siap berkantor di mana saja, termasuk di lapangan atau wilayah terdampak bencana.
“Saya akan biasa di lapangan, jadi tidak ada masalah,” paparnya.
IKN Menuju Kota yang Hidup
Menurut Gibran, IKN perlahan bergerak menuju kota yang benar-benar hidup. Selain memiliki kualitas udara yang lebih bersih, kawasan tersebut juga dinilai relatif aman dari risiko bencana besar.
Ia menilai pemindahan ibu kota negara bukan sekadar memindahkan kantor pemerintahan, tetapi juga mengubah pola pikir atau mindset dalam membangun peradaban baru.
“Karena itu kan tidak hanya pindah kantor, tapi ini juga soal mindset,” ungkapnya.
Infrastruktur Pendukung Terus Dibangun
Saat ini, lanjut Gibran, pembangunan di IKN tidak hanya fokus pada gedung pemerintahan. Berbagai infrastruktur pendukung juga terus dikembangkan, mulai dari sekolah, perguruan tinggi, pasar, rumah sakit, supermarket, fasilitas olahraga, hingga tempat ibadah.







