IKNPOS.ID – Pemerintah semakin mematangkan langkah pemindahan aktivitas pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara tegas mendorong aparatur sipil negara (ASN), termasuk jajaran Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), untuk mulai berkantor di IKN secara bertahap.
Dorongan tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmen percepatan pemanfaatan kawasan inti pemerintahan di Nusantara.
“Bapak Wakil Presiden sangat memberikan dukungan. Bahkan beliau mendorong agar kami dari Sekretariat Wakil Presiden secara bertahap mulai berkantor di IKN,” ujar Staf Khusus Wakil Presiden RI, Tina Talisa, dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).
Sebagai tindak lanjut, jajaran Staf Khusus Wakil Presiden melakukan kunjungan langsung ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada Selasa (20/1/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur perkantoran kementerian dan lembaga negara yang akan menjadi pusat aktivitas pemerintahan ke depan.
Selain infrastruktur perkantoran, rombongan juga memantau perkembangan pembangunan kawasan Nusantara secara menyeluruh, termasuk rencana pengembangan ekowisata dan pemanfaatan energi bersih.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah titik strategis, mulai dari area wisata glamping, Rumah Jabatan Menteri (RJM), Istana Wakil Presiden, hingga Kantor Balai Kota Otorita IKN.
Tina menyebut peninjauan ini juga menjadi forum diskusi langsung dengan Kepala Otorita IKN untuk melihat potensi pengembangan kawasan ke depan.
“Kami juga berdiskusi dengan Bapak Kepala Otorita IKN, sekaligus melihat bagaimana potensi pengembangan ekowisata di kawasan Nusantara,” ungkapnya.
Selain kesiapan fisik kawasan, Tina menegaskan bahwa aspek energi bersih menjadi salah satu fokus utama yang harus terus dikawal. Hal ini dinilai penting untuk memastikan IKN benar-benar dibangun sebagai pusat pemerintahan modern dan berkelanjutan.
“Ke depan masih banyak hal yang harus kita kawal bersama, termasuk bagaimana implementasi energi bersih di IKN. Ini bagian dari keseriusan pemerintah membangun ibu kota baru,” tegasnya.







