IKNPOS.ID – Semenanjung Korea kembali membara! Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, baru saja memamerkan kekuatan militernya dengan meluncurkan rudal balistik pada Selasa (27/1). Aksi ini sontak memicu ketegangan tinggi di kawasan Asia Timur, membuat Korea Selatan dan Jepang meradang hingga melayangkan protes keras.
Menanggapi situasi yang kian memanas, pemerintah China akhirnya buka suara. Sebagai tetangga terdekat sekaligus sekutu utama Pyongyang, Beijing melayangkan seruan agar semua pihak menahan diri demi menjaga stabilitas kawasan yang kini berada di ujung tanduk. Dunia kini menanti, apakah provokasi ini akan berujung pada konflik yang lebih besar atau sekadar gertakan menjelang agenda besar Korut bulan depan?
Beijing Serukan Solusi Politik, Bukan Angkat Senjata
Pemerintah China berharap stabilitas di Semenanjung Korea tetap terjaga meskipun uji coba senjata tersebut menuai kecaman global. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menegaskan bahwa akar permasalahan harus segera diselesaikan melalui jalur diplomasi.
“Kami berharap pihak-pihak terkait akan menghadapi akar permasalahan Semenanjung Korea dengan tetap berpegang pada arah penyelesaian politik dan berupaya untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut,” tegas Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (28/1/2026).
Kim Jong Un Puas: 4 Roket Hantam Sasaran dengan Akurasi Tinggi
Berdasarkan laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kim Jong Un menyaksikan langsung pengujian sistem peluncur roket multilaras berkaliber besar tersebut. Sebanyak empat roket meluncur dari utara Pyongyang dan sukses menghantam sasaran di laut yang berjarak sekitar 358,5 kilometer.
Kim Jong Un menyatakan rasa puasnya atas hasil pengujian tersebut. Namun, kesuksesan teknis militer Korut ini justru menjadi mimpi buruk bagi Seoul. Kantor Keamanan Nasional Kepresidenan Korea Selatan langsung mengadakan rapat darurat dan mengutuk tindakan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.
Jepang dan Korsel Meradang, Sebut Ancaman Serius bagi Keamanan Dunia
Tak hanya Korea Selatan, Jepang juga tidak tinggal diam. Tokyo menyampaikan protes resmi dan menyebut peluncuran berulang ini sebagai masalah serius terhadap keselamatan rakyat. Sekretariat Kabinet Jepang memperingatkan bahwa tindakan Pyongyang mengancam perdamaian komunitas internasional.







