IKNPOS.ID – Sebagai upaya strategis menekan angka kasus demam berdarah dengue (DBD) di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Dinkes Kaltim mendistribusikan sebanyak 6.170 dosis vaksin Qdenga ke sejumlah kabupaten dan kota.
Alokasi terbesar penyebaran vaksin diberikan kepada Kabupaten Kutai Timur yang menerima sebanyak 4.470 dosis untuk disebar ke 21 puskesmas di seluruh wilayah tersebut.
Sementara Kabupaten Paser mendapatkan jatah sebanyak 1.200 dosis, dan Kabupaten Kutai Barat, serta Dinas Kesehatan Provinsi masing-masing menerima 200 dosis.
Kota Samarinda turut mendapatkan alokasi vaksin sebanyak 100 dosis untuk mendukung program pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.
“Penyaluran vaksin hibah dari Bio Farma ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat perlindungan masyarakat terhadap ancaman virus dengue,” kata Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin di Samarinda, Minggu, 25 Januari 2026, dikutip Antara.
“Vaksin produksi Takeda ini menyasar kelompok masyarakat dengan rentang usia 5 hingga 60 tahun sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku,” kata Jaya.
Program Vaksinasi Jadi Upaya Preventif
Program vaksinasi ini menjadi bagian dari penguatan layanan preventif guna menurunkan angka kesakitan serta tingkat kematian akibat DBD di provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pemerintah Provinsi Kaltim berharap sinergi antara dinkes kabupaten dan kota dapat memastikan seluruh dosis vaksin terserap secara cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur Yuwana Sri Kurniawati telah memulai penyuntikan massal sejak Jumat (23/1) sebagai tindak lanjut atas distribusi logistik tersebut.
Selain di Kutai Timur, pelaksanaan vaksinasi juga mulai menyasar kelompok usia sekolah seperti yang dilakukan di SDN 028 Penajam Paser Utara.







