IKNPOS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 19 Januari 2026 mengamankan 15 orang dalam operasi OTT di Madiun, Jawa Timur. Salah satunya adalah Wali Kota Madiun, Maidi.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan tertulis membenarkan penangkapan tersebut. “Salah satunya Wali Kota Madiun (Maidi),” ujarnya.
Sebanyak 15 orang ditangkap dalam operasi ini, dan sembilan di antaranya, termasuk Maidi, dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Lantas, siapa sebenarnya Maidi? Bagaimana perjalanan kariernya hingga akhirnya menduduki kursi Wali Kota Madiun dan kini terjerat kasus korupsi?
Dari Guru Geografi Hingga Puncak Birokrasi
Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kota Madiun, Maidi lahir pada 12 Mei 1961. Ia memulai kariernya sebagai guru geografi di SMAN 1 Madiun pada tahun 1989.
Dia mengabdi sebagai guru hingga tahun 2002. Di tahun yang sama, ia juga pernah diangkat sebagai kepala sekolah SMAN 2 Madiun.
Kariernya di dunia birokrasi mulai menanjak ketika ia dipercaya menjadi kepala bagian tata usaha Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.
Setahun kemudian, ia ditunjuk sebagai Penjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun terhitung sejak 7 Juli 2003.
Pada 6 Desember 2005, Maidi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Madiun.
Tak berselang lama, pada 2006, ia kembali dipercaya untuk memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Madiun.
Puncak karier birokrasi Maidi terjadi pada 2009, ketika ia dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun.
Jabatan strategis tersebut diembannya hingga Februari 2018, sebelum akhirnya memutuskan terjun ke dunia politik.
Terpilih Jadi Wali Kota
Usai purna tugas sebagai birokrat, Maidi mulai aktif di ranah politik. Ia pertama kali terpilih sebagai Wali Kota Madiun untuk masa jabatan 2019–2024.
Kepercayaan publik kembali diperolehnya pada Pilkada serentak November 2024, saat ia maju bersama Bagus Panuntun sebagai calon wakil wali kota.
Pasangan Maidi–Panuntun berhasil meraih suara terbanyak dan dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun periode 2025–2030.







