IKNPOS.ID – Banjir di kota besar bukan hanya soal curah hujan tinggi, tetapi juga bagaimana permukaan tanah dan sistem drainase merespons.
Permukaan beton dan aspal menghambat air masuk ke tanah, sehingga limpasan meningkat dan cadangan air tanah berkurang.
Fenomena ini mendorong pengembangan berbagai teknologi untuk meningkatkan penyerapan air hujan, mengurangi limpasan, dan meminimalkan risiko banjir.
Infrastruktur hijau mendapat perhatian karena menggabungkan efisiensi teknis dengan manfaat ekologis.
Permukaan Permeabel dan Pavement Berpori
Permukaan permeabel, seperti pervious concrete atau grass pavers, memungkinkan air hujan meresap langsung ke tanah.
Teknologi ini membantu menurunkan volume limpasan hingga 30–65 persen, sekaligus memfasilitasi pengisian ulang air tanah dan menyaring polutan.
Grass pavers mendukung infiltrasi di area parkir, trotoar, dan jalan ringan tanpa mengurangi fungsi akses.
Rain Garden, Bioretensi, dan Bioswale
Rain garden dan sistem bioretensi menangkap air hujan dari permukaan keras, menahannya sementara, lalu memperlambat aliran ke sistem drainase. Vegetasi dengan akar dalam menyaring sedimen dan polutan.
Bioswale, saluran landai yang ditanami vegetasi, juga memperlambat limpasan dan meningkatkan infiltrasi, terutama di sepanjang jalan atau area terbuka.
Green Roof dan Elemen Vegetatif Lainnya
Green roof menyerap air hujan melalui media tanam dan evapotranspirasi, mengurangi beban sistem drainase. Studi menunjukkan green roof dapat menahan hingga 75 persen air hujan saat badai, sekaligus menyediakan ruang hijau, mengurangi panas permukaan, dan mendukung biodiversitas.
Sistem Drainase Berkelanjutan dan Low Impact Development
Pendekatan komprehensif seperti Low Impact Development (LID) atau konsep sponge city menggabungkan permukaan permeabel, rain garden, green roof, dan vegetated swales untuk menahan, menahan sementara, dan menyerap air hujan sedekat mungkin dengan titik turunnya.
Strategi ini meniru fungsi hidrologi alami, menurunkan volume limpasan, dan memperbaiki cadangan air tanah.







