Dalam kesehariannya, ia tidak ditempatkan di garis depan pertempuran.
Tugas Kezia lebih banyak berkaitan dengan administrasi dan dukungan operasional perkantoran, yang menjadi tulang punggung manajemen internal militer.
Banyak warganet menilai kisah Kezia sebagai contoh nyata bagaimana militer AS memberikan ruang bagi keberagaman latar belakang budaya dan agama, selama prajurit tetap memenuhi standar profesionalisme.
Apa Itu US National Guard
US National Guard merupakan bagian penting dari kekuatan militer Amerika Serikat dan telah berdiri sejak 1636.
Konsep utamanya adalah Citizen-Soldiers, yakni warga sipil yang menjalani kehidupan normal namun siap dipanggil untuk tugas militer kapan saja.
Anggota National Guard dapat dikerahkan oleh gubernur negara bagian maupun Presiden AS, baik untuk misi domestik maupun internasional.
Peran mereka sangat luas, mencakup:
- Penanggulangan bencana alam
- Pemadaman kebakaran besar
- Pengamanan perbatasan
- Operasi bantuan kemanusiaan
- Dukungan misi tempur di luar negeri
Pada tahun 2024, National Guard tercatat melakukan ribuan misi kemanusiaan, mulai dari distribusi bantuan hingga evakuasi darurat.
Sebagai anggota National Guard, prajurit biasanya berdinas di negara bagian tempat tinggalnya.
Pola latihan mencakup satu akhir pekan setiap bulan serta pelatihan tahunan selama dua minggu.
Meski sering disebut sebagai pasukan paruh waktu, keterlibatan mereka berlangsung sepanjang tahun.
Para anggota menerima gaji militer sesuai pangkat, tunjangan, serta bayaran penuh saat pelatihan dan penugasan, termasuk sejumlah insentif bebas pajak.
Syarat Bergabung dengan US National Guard
Bagi individu tanpa latar belakang militer yang ingin bergabung dengan National Guard AS, terdapat sejumlah persyaratan dasar, antara lain:
- Usia 17–35 tahun
- Warga negara AS atau pemegang green card
- Minimal kelas 11 SMA atau lulusan SMA/GED
- Memenuhi skor minimum tes ASVAB
- Lolos pemeriksaan medis, fisik, dan moral
Mengutip laporan VOA Indonesia, militer Amerika Serikat memang memiliki kebijakan yang memperbolehkan penggunaan atribut keagamaan. Termasuk hijab, selama tidak mengganggu keselamatan dan tugas operasional.