Catatan Dahlan Iskan

Board Manual

Share
Board Manual
Ilustrasi Ahok dan Nicke Widyawati.--
Share

Tapi lantaran aset Pertamina itu begitu besarnya, rasanya transaksi LNG itu masih di bawah prosentasi keharusan minta persetujuan komisaris.

Tapi mengapa direksi Pertamina tidak bersikap lebih hati-hati dengan cara minta persetujuan komisaris meski pun di bawah presentasi?

Masalahnya bukan di direksinya. Bisa di dewan komisarisnya. Kalau permintaan persetujuan itu melanggar board manual dewan komisaris tidak akan mau memberikan persetujuan. Itu dianggap melebihi wewenang.

Kapan-kapan, kalau ketemu Ahok lagi saya akan bertanya: apakah ketika masih baru menjabat dulu ia sudah membaca board manual Pertamina. Apakah ketika ia lapor ke KPK dulu sudah memastikan bahwa direksi harus minta persetujuan komisaris dalam transaksi LNG itu.

Terdakwa Hari tidak pernah menyebut soal board manual. Ia hanya mengatakan banyak yang tidak ada persetujuan komisaris tidak dijadikan perkara.

Hari juga heran mengapa kerugian negara itu hanya didasarkan kerugian transaksi di tahun terjadinya Covid-19. Mengapa keuntungan sebelum Covid dan setelah Covid tidak diperhitungkan. Padahal setelah Covid harga LNG jauh lebih tinggi dari kontrak. Pertamina untung sangat besar. Melebihi Rp 100 triliun.

Kontrak itu sendiri, katanya, masih akan berlaku sampai tahun 2037. Maka apakah kontrak itu merugikan atau menguntungkan negara baru bisa diketahui di tahun 2038.

Tapi yang mengejutkan saya bukan itu. Melainkan yang ini: Hari merasa jadi korban. Yakni korban terjadinya pertikaian antara Komut Pertamina (saat itu: Ahok) dan dirut Pertamina (saat itu: Nicke Widyawati). Keduanya, kata Hari, sedang berusaha saling gusur.

Kalau itu benar, ibaratnya dua gajah lagi bertarung, gajah yang di tengah yang kalah.(Dahlan Iskan)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan Edisi 27 Januari 2026: Kumpul Optimis

Agus Suryonegoro III – 阿古斯·苏约诺

EDUTECH, AKHIRAT-TECH..

Yang paling menarik hari ini bukan pabrik besarnya. Bukan kawasan halalnya. Tapi “semut-semut” kosmetik itu.

Anak muda. Modal follower. Pabrik nyewa. Resep bisa dicari. Merek dulu, pabrik belakangan.

Share
Related Articles
Kumpul Optimis
Catatan Dahlan Iskan

Kumpul Optimis

Dua hari yang happy: Sabtu-Minggu kemarin. Sejak pagi sampai menjelang malam. Itulah...

Stres Debanking
Catatan Dahlan Iskan

Stres Debanking

Debanking. Unbanked. Itu dua hal yang berbeda. Yang lagi digugat Donald Trump...

Catatan Dahlan Iskan

Hady Alan

Iri. Umur segitu masih sangat sehat. Wajahnya masih halus --tanpa keriput. Ia...

Catatan Dahlan Iskan

Belah Tiga

PERKEMBANGAN terbaru: minyak goreng canola membunuh zaitun. Akhirnya ada pejabat Amerika yang...