IKNPOS.ID – Sebuah kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Catalonia, Spanyol, ketika kereta komuter Rodalies mengalami anjlok dan tabrakan serius pada Selasa malam. Insiden ini berlangsung di jalur antara Gelida dan Sant Sadurní, sekitar 35 kilometer di barat Barcelona.
Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa kereta tersebut menabrak dinding penahan yang runtuh ke atas rel, menyebabkan rangkaian keluar jalur dan mengakibatkan korban jiwa serta puluhan korban luka.
Masinis kereta dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selain itu, sedikitnya 37 penumpang mengalami luka-luka, dengan empat orang berada dalam kondisi serius. Inspektur pemadam kebakaran regional Catalonia, Claudi Gallardo, menyatakan bahwa seluruh penumpang telah dievakuasi dari dalam kereta dan tidak ada korban yang tertinggal.
Sebanyak 35 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, sementara 11 ambulans menangani para korban di tempat kejadian sebelum dievakuasi ke beberapa rumah sakit terdekat, termasuk Moisès Broggi, Bellvitge, dan Vila Franca.
Dampak Badai dan Cuaca Ekstrem terhadap Infrastruktur Rel
Kecelakaan ini terjadi saat badai hebat melanda wilayah timur laut Spanyol. Curah hujan tinggi disertai angin kencang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil, meningkatkan risiko longsor dan runtuhnya struktur penahan di sekitar jalur rel. Dalam konteks ini, dinding penahan yang runtuh ke atas rel menjadi faktor langsung yang memicu kecelakaan.
Fenomena ini sejalan dengan penjelasan ilmiah mengenai pengaruh hujan ekstrem terhadap stabilitas tanah. Studi geoteknik modern menunjukkan bahwa intensitas hujan tinggi dalam waktu singkat dapat meningkatkan tekanan air pori di dalam tanah, sehingga menurunkan kekuatan geser dan menyebabkan kegagalan struktur penahan.
Laporan Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim menyebutkan bahwa kejadian hujan ekstrem di Eropa selatan meningkat secara signifikan dalam beberapa dekade terakhir, meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur transportasi.
Respons Darurat dan Proses Evakuasi Penumpang
Tim darurat Catalonia merespons cepat insiden tersebut. Petugas pemadam kebakaran melakukan penyisiran menyeluruh untuk memastikan tidak ada penumpang yang terjebak di dalam gerbong.
Dalam pernyataan resminya, Claudi Gallardo menyebutkan bahwa satu penumpang sempat terperangkap sebelum berhasil diselamatkan. Pernyataan ini diterjemahkan secara kontekstual sebagai berikut: “Semua penumpang telah dikeluarkan dengan aman, dan kami memastikan tidak ada korban tambahan di lokasi.”
Evakuasi dilakukan dalam kondisi cuaca buruk, yang memperumit proses penyelamatan. Namun, koordinasi antara pemadam kebakaran, layanan medis, dan kepolisian memungkinkan penanganan korban berlangsung relatif cepat. Jalur kereta di lokasi kejadian ditutup sementara untuk kepentingan investigasi dan pemulihan infrastruktur.







