Catatan Dahlan Iskan

Asta Cashtry

Share
Share

Hanya dari lima hari praktik Cashtry menemukan beberapa kasus SJS. Tapi tahapnya masih sangat awal. Dengan demikian masih bisa disembuhkan?

“Tidak bisa. Tapi karena awal masih bisa dikendalikan,” ujar Cashtry.

Dia tidak heran kalau wajah penderita SJS berubah. “Itu disebut wajah moon face”, katanyi. Itu dampak dari obat untuk mengendalikan SJS.

Kalau lagi tidak ada bencana Cashtry terjun ke daerah-daerah kritis stunting. Objek utamanya di kepulauan Nias. Di situ Cashtry bekerja sama dengan gereja BNKP.

Awalnya saya menebak BNKP itu singkatan dari Batak Nias Kristen Protestan. Ternyata salah. Inilah yang benar: Banua Niha Keriso Protestan.

Anda sudah tahu apa arti Banua Niha: Tanah orang Nias. Keriso adalah Kristus. Itulah gereja terbesar di seluruh Nias. Di situ Cashtry sekaligus melakukan penelitian. Disertasi doktornyi diambil dari situ. Banyak sekali Cashtry menulis jurnal ilmiah dari Nias.

Cashtry sendiri orang Medan. Ayahnyi keturunan Afganistan. Ibunyi: Tionghoa dari Pontianak. Karena itu dia pernah ke Afganistan. Dua kali. Masih punya keluarga di sana. “Kalau ke Pontianak sering,” katanyi.

Gelar dokternyi sendiri diperoleh dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Di UISU pula master dan doktornya.

Cashtry sudah kaya dari sono-nya: ayahnyi pengusaha tambang.

Meski satu meja dengan tokoh-tokoh Asta Cita saya tidak sempat ngobrol soal itu. Padahal saya ingin sekali tahu komentar mereka: apakah Asta Cita masih tetap dipegang oleh pemerintah –setelah lebih satu tahun berkuasa. Atau senasib dengan Nawa Cita dan Revolusi Mental di pemerintah yang lama.

Masih ada waktu.

Mungkin lusa. Atau di lain hari –maafkan Koes Ploes.(Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Otak Maextro
Catatan Dahlan Iskan

Otak Maextro

Oleh: Dahlan Iskan Saya naik iPhone di Xuzhou, Tiongkok. Kali pertama dalam...

Singapura Gagal
Catatan Dahlan Iskan

Singapura Gagal

Oleh: Dahlan Iskan Setiap kali ke Suzhou tidak pernah lagi bermalam di...

Tamparan Mojtaba
Catatan Dahlan Iskan

Tamparan Mojtaba

Oleh: Dahlan Iskan Yang terlibat perang IsAm-Iran, yang hancur perasaan kita semua....

Fir'aun Baik
Catatan Dahlan Iskan

Fir’aun Baik

Oleh: Dahlan Iskan Fir'aun yang ke 18 lah yang mumminya paling banyak...