IKNPOS.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sempat mengalami penurunan kondisi hingga pingsan saat memimpin prosesi pemakaman korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Minggu, 25 Januari 2026.
Kekhawatiran publik terkait kondisi kesehatan Trenggono segera dijawab oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Didit Herdiawan. Seusai prosesi pemakaman, Didit menyampaikan keterangan singkat yang menegaskan bahwa kondisi menterinya telah kembali sadar.
“Sudah sadar. Enggak apa-apa,” ujar Didit saat dimintai keterangan mengenai kondisi Trenggono, Minggu, 25 Januari 2026.
Didit menjelaskan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh kelelahan fisik semata. Padatnya agenda kementerian dalam beberapa waktu terakhir disebut menjadi faktor utama menurunnya stamina Menteri Trenggono.
“Kecapekan. Enggak, kecapekan aja. Ya?” lanjut Didit singkat sambil berlalu, menegaskan bahwa tidak ada indikasi gangguan kesehatan serius.
Meski tidak memaparkan secara rinci lokasi pemulihan Trenggono, Didit memastikan kondisi sang menteri terus membaik dan berada dalam keadaan stabil. Pernyataan tersebut sekaligus meredam berbagai spekulasi yang sempat beredar terkait penyebab insiden tersebut.
Hingga berita ini disiarkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dilaporkan tengah menjalani istirahat total guna memulihkan kondisi sebelum kembali menjalankan tugas pemerintahan.