Home News Refleksi Akhir Tahun Bamus Betawi: Siapkan Strategi Hadapi Jakarta Pasca-Pemindahan IKN
News

Refleksi Akhir Tahun Bamus Betawi: Siapkan Strategi Hadapi Jakarta Pasca-Pemindahan IKN

Share
Bamus Betawi Bahas IKN Jakarta
Bamus Betawi gelar refleksi akhir tahun bahas pelestarian budaya dan kesiapan masyarakat Betawi menghadapi perubahan Jakarta setelah IKN pindah ke Kalimantan Timur.Foto:ANT
Share

Finnews.id – Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menggelar refleksi akhir tahun 2025 untuk membahas berbagai isu krusial seputar Betawi.

Pembahasan utama dalam agenda tahunan ini berkisar pada pelestarian budaya hingga kesiapan masyarakat Betawi dalam menghadapi perubahan Jakarta pasca-pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

Ketua Umum Bamus Betawi, H Riano P Ahmad, menjelaskan bahwa refleksi ini diselenggarakan dengan tujuan melahirkan gagasan, rumusan, serta rekomendasi terkait isu-isu Betawi yang terus berkembang.

“Pembahasan terkait mulai dari pelestarian budaya, isu-isu aktual, hingga kesiapan masyarakat Betawi dalam menghadapi perubahan Jakarta setelah pemindahan Ibu Kota IKN,” kata Riano di Jakarta, Kamis 11 Desember 2025.

Perkuat Konsolidasi dan Persatuan Internal

Agenda tahunan yang mengusung tema “Mengokohkan Kebersamaan Dalam Bingkai Silaturahmi Menuju Betawi Berkemajuan” ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan anggota organisasi masyarakat Betawi dari berbagai wilayah Jakarta.

Menurut Riano, kegiatan tersebut merupakan forum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan langkah ke depan, sekaligus menjadi ruang silaturahmi.

“Selain ajang silaturahmi, mari kita terus memperkuat dan memperkokoh persatuan di antara kita, serta memperjuangkan peran masyarakat Betawi dalam pembangunan Jakarta,” ucap Riano.

Refleksi akhir tahun menjadi momentum penting bagi organisasi untuk menilai kembali capaian dan tantangan yang mereka hadapi selama setahun terakhir.

Riano menegaskan bahwa refleksi berarti evaluasi terhadap perjalanan organisasi dan kinerja Bamus selama setahun terakhir, sambil memperkuat konsolidasi internal.

Sikap Terbuka Terhadap Perbedaan Pandangan

Dalam kesempatan tersebut, Riano turut mengingatkan pentingnya sikap terbuka terhadap perbedaan pandangan di internal organisasi. Ia menilai, dinamika dan perbedaan merupakan hal yang lumrah dalam wadah besar seperti Bamus Betawi.

“Perbedaan pandangan itu biasa, dan kita semua terbukti bisa melewati itu semua,” jelas Riano.

Share
Related Articles
News

Diaspora Indonesia di Jepang Antusias Sambut Prabowo, Puji Keramahan dan Momen Kebersamaan

Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Tokyo disambut hangat oleh para...

News

Tiba di Tokyo, Prabowo Disambut Pejabat Pemerintah Jepang di Haneda Airport

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Haneda Airport, Tokyo, Jepang, Minggu,...

ANCAMAN MILITER, Trump Akan Singkirkan Rusia dari Greenland
News

Trump Klaim AS Mulai Kuasai Selat Hormuz di Tengah Perang Melawan Iran

IKNPOS.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan mengejutkan terkait dinamika...

Trump Ancam Tarif Impor Bagi Negara yang Halangi AS Kuasai Greenland
News

Momen Ketika Donald Trump Sebut Pangeran Arab Saudi Penjilat

IKNPOS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi lewat pernyataan...