Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan Istana Negara dan Istana Garuda sebagai simbol pusat pemerintahan Ibu Kota Nusantara. Kunjungan ini memberikan gambaran utuh kepada mahasiswa mengenai tata kelola kawasan pemerintahan baru Indonesia yang tengah dibangun secara bertahap.
Salah satu peserta kunjungan, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Nur Amalia, mengaku mendapatkan perspektif baru setelah melihat langsung kondisi pembangunan di lapangan.
“Selaku masyarakat sipil dan mahasiswa, kami tahu pemberitaan di berbagai media terkait IKN. Jujur, apa yang kami lihat langsung ini jauh dari ekspektasi sebelumnya. Saya rasa ini bisa menjadi inovasi dari kemajuan infrastruktur Indonesia,” ulasnya.
Hal senada disampaikan oleh mahasiswa Universitas Hasanuddin, Meisha Ulul Asmi, yang menilai pembangunan IKN berjalan secara nyata dan terukur.
“Secara langsung, saya melihat bahwa pembangunan IKN bukan sekadar wacana atau proyek simbolik, melainkan proses nyata dalam upaya membangun sistem dan kawasan pemerintahan Indonesia baru yang lebih baik,” ungkapnya.
Melalui kunjungan ini, pemerintah pusat berkomitmen terus memastikan percepatan pembangunan, sementara generasi muda menjadi saksi langsung perkembangan ibu kota masa depan Indonesia.







