Catatan Dahlan Iskan

Gembala Sudung

Share
Share

Setengah jam sebelum sampai ke patung ini pun Anda sudah mendapatkan pemandangan yang menakjubkan. Jalan berliku. Tebing dan jurang. Danau yang terlihat jauh di bawah sana. Semuanya indah. Serasa di Swiss.

Untuk mencapai patung itu Anda harus menuruni gunung dengan jalan berliku dari ketinggian 1.800 meter ke ketinggian 1.100 meter.

Akhirnya Sudung bisa membawa miniatur patung Yesusnya ke hadapan Sri Paus. Ia hadir sendiri di acara pemberkatan itu. Ia merasa sangat berbahagia.

Saat saya ke Sibea-bea kemarin senja sudah hampir tiba. Tapi pengunjung masih sangat banyak. Toba kini memiliki sajian wisata yang sekelas dengan nama besar danau itu sendiri. Baru sekarang ini bisa begitu. Berkat satu orang yang bernama Sudung, si penggembala sapi. (Dahlan Iskan)

 

Share
Related Articles
Catatan Dahlan Iskan

Mati Efisien

Oleh: Dahlan Iskan Justru saya yang mereka sebut sebagai petir. Yakni saat...

Lebaran Rezeki
Catatan Dahlan Iskan

Lebaran Rezeki

Tidak habis-habisnya saya minta maaf di sepanjang jalan. Tamu-tamu saya itu tidak...

Pulang Kotor
Catatan Dahlan Iskan

Pulang Kotor

Oleh: Dahlan Iskan Akhirnya saya bisa berlebaran bersama keluarga: berkat Lebarannya mundur...

Hari Kemenangan?
Catatan Dahlan Iskan

Hari Kemenangan?

Oleh: Dahlan Iskan Tidak hanya saya yang tidak bisa kumpul keluarga di...