Home News Akses Jalan Disorot, Pemulihan Listrik Pascabencana di Aceh dan Sumatera Terancam Lambat
News

Akses Jalan Disorot, Pemulihan Listrik Pascabencana di Aceh dan Sumatera Terancam Lambat

Share
Akses Jalan Disorot, Pemulihan Listrik Pascabencana di Aceh dan Sumatera Terancam Lambat
Kondisi jembatan rusak akibat bencana - Dok. Kementerian PU -
Share

“Pemulihan listrik seharusnya menjadi prioritas utama negara, karena dampaknya langsung ke seluruh aspek kehidupan masyarakat,” tegas Sofyano.

Wilayah Rawan Bencana Butuh Kebijakan Khusus

Sofyano juga menyoroti kondisi geografis Aceh dan Sumatera Barat yang rawan banjir, longsor, dan gempa. Menurutnya, karakter wilayah tersebut seharusnya menjadi dasar kuat bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyiapkan akses jalan permanen maupun jalur darurat menuju infrastruktur kelistrikan.

Tanpa kebijakan tersebut, kejadian serupa akan terus berulang setiap kali bencana datang. Ia menilai persoalan akses jalan sudah masuk kategori masalah kebijakan publik serius, bukan sekadar urusan teknis lapangan.

“Negara tidak boleh membiarkan pemulihan listrik terhambat hanya karena jalur menuju infrastruktur kelistrikan tidak tersedia,” ujarnya.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci

Sofyano menegaskan keterlambatan pemulihan listrik bukanlah kegagalan PLN sebagai operator. Ia mengapresiasi kerja petugas PLN yang kerap bertugas dalam kondisi ekstrem dan penuh risiko.

Namun, tanpa dukungan infrastruktur jalan, percepatan pemulihan listrik hampir mustahil dilakukan secara optimal. Karena itu, ia mendorong sinergi lintas sektor antara Kementerian PUPR, BNPB, pemerintah daerah, dan PLN.

“Akses jalan menuju infrastruktur kelistrikan harus menjadi bagian dari sistem ketahanan energi nasional. Pembangunan jalan tidak boleh hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga keselamatan dan keberlanjutan layanan publik,” kata Sofyano.

Ia menambahkan, keseriusan pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana harus diwujudkan melalui kebijakan prioritas pembukaan dan perbaikan akses jalan, bukan sekadar respons sementara.

“Pemulihan listrik yang cepat adalah simbol kehadiran negara. Namun simbol itu hanya nyata jika akses jalan dibuka dan diperbaiki secara sistematis dan berkelanjutan,” pungkas Sofyano Zakaria. (*)

Share
Related Articles
News

Korlantas Siapkan One Way Lokal KM 390–KM 70, Antisipasi Lonjakan Arus Balik

IKNPOS.ID - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas...

News

KBRI Kuala Lumpur Laporkan Akun TikTok Palsu, Warga Diminta Waspada Penipuan

IKNPOS.ID - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur (KBRI KL) mengambil...

News

Zulhas: Ketahanan Pangan Aman Meski Konflik Timur Tengah, Pemerintah Pastikan Stok Terkendali

IKNPOS.ID - Pemerintah memastikan kondisi ketahanan pangan nasional tetap dalam posisi aman...

penambangan batu bara ilegal
News

Bongkar Korupsi Tambang Batu Bara Ilegal di Kalteng, Kejagung Jebloskan Bos PT AKT ke Balik Jeruji Besi

IKNPOS.ID - Praktik penambangan batu bara ilegal yang dijalankan PT Asmin Koalindo...