Selain fungsi konservasi, keberadaan badan-badan air ini juga memberikan nilai tambah terhadap estetika dan kualitas ruang di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan.
Embung dan kolam retensi berperan memperindah lanskap kota, menciptakan ruang terbuka hijau yang memperkaya karakter Nusantara sebagai ibu kota yang hijau, teduh, dan berorientasi pada harmoni antara pembangunan modern dan keberlanjutan alam. Ruang-ruang ini nantinya juga menjadi lokasi interaksi sosial, rekreasi publik, dan ruang komunal yang mendukung kualitas hidup masyarakat.
Manfaat lainnya adalah tersedianya cadangan air baku sekunder yang dapat digunakan untuk penyiraman taman, kebutuhan insidental seperti pemadaman kebakaran, hingga menurunkan suhu udara di sekitar kawasan.
Dengan fungsi pengendalian banjir skala mikro maupun makro, keberadaan embung dan kolam retensi ini menjadi bagian penting dalam membangun infrastruktur dasar Nusantara yang aman, resilien, adaptif serta berkelanjutan.



















