Home Ragam Di Forum COP30, Transformasi Pertamina Kejar Target NZE 2060 atau Lebih Cepat
Ragam

Di Forum COP30, Transformasi Pertamina Kejar Target NZE 2060 atau Lebih Cepat

Share
Share

Agung menjelaskan, Pertamina sudah dan sedang mengembangkan strategi NZE di seluruh anak perusahaan dan lini bisnis, dengan menyelaraskan keunggulan operasional dengan tujuan iklim nasional. Pertamina, ujarnya, terus mendorong dekarbonisasi terintegrasi dan bisnis rendah karbon di seluruh rantai nilai Pertamina yang sejalan dengan strategi pertumbuhan ganda.

“Upaya dekarbonisasi juga dihasilkan dari bisnis Pertamina NRE dengan pemanfaatan Pembangkit Listrik Hijau untuk operasional seperti Tenaga Surya, PLTP, PLTBg, PLTSa, hidro dan angin, serta pada saat bersamaan mendukung ekosistem EV, mengembangkan hidrogen dan amonia hijau,” jelas Agung.

Pada lini bisnis hulu, perseroan menjalankan efisiensi energi, serta pengurangan metana dan flare loss. Tidak ketinggalan, perseroan juga mendorong peningkatan portofolio hulu serta mengembangkan Carbon Capture Storage (CCS) / Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS) dan penangkapan karbon berbasis alam.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai subholding upstream Pertamina, terus memacu pengembangan 13 proyek CCS/CCUS (project pipeline 2025-2026), dengan potensi penyimpanan karbon mencapai 7,3 giga ton (GT). Perseroan juga menargetkan pengembangan klaster bisnis CCS/CCUS dengan kapasitas hulu-hilir (end-to-end/E2E) sekitar 60 metrik ton per tahun (MTPA).

“CCUS/CCS Indonesia berpotensi menjadi pemimpin di Asia Tenggara dengan mengatasi emisi di “sektor-sektor yang sulit dikurangi”. Ini menjadi resep utama dekarbonisasi di sektor hulu migas bagi Pertamina sebagai perusahaan energi. Potensinya bisa berkontribusi mendukung target penurunan emisi 68% dari sektor energi pada 2030,” ujarnya.

Pada sektor bisnis pengolahan, Pertamina mendorong produksi biofuel (Hydrotreated Vegetable Oil, Pertamax Green dan Sustainable Aviation Fuel/SAF), bahan baku rendah karbon (UCO, CPO), dan Amonia Biru.

Pada bisnis gas, perusahaan menjaga tata kelola biaya transmisi, kompresor elektrifikasi, dan menggunakan bahan bakar rendah karbon untuk armada, sekaligus menghasilkan Bio-LNG, hydrogen blending, natural gas, biomethane, hydrogen, dan transportasi amonia.

Share
Related Articles
Ragam

KPR Naik Kelas: BTN Dorong Tokenisasi Aset dan Ekosistem Digital

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) merupakan pelopor sekuritisasi...

BTN
Ragam

Masalah Hunian Makin Kompleks, BTN Tantang 1.500 Inovator Bikin Gebrakan Lewat BTN Housingpreneur Batch 3

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar kompetisi...

Jasindo
Ragam

Manfaatkan Material Daur Ulang, Asuransi Jasindo Sampaikan Pesan Literasi Risiko di AAUI Cup 2026

IKNPOS.ID - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau dikenal dengan Asuransi Jasindo...

BTN
Ragam

Ekspansi Bisnis Perbankan Digital, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dengan Universitas Lampung

IKNPOS.ID - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat ekspansi...