Home Tekno Pi Network Terpuruk: Kehilangan Nilai $18 Miliar dalam 6 Bulan, Pakar Sebut ‘Rug Pull’
Tekno

Pi Network Terpuruk: Kehilangan Nilai $18 Miliar dalam 6 Bulan, Pakar Sebut ‘Rug Pull’

Share
Pi Network rug pull
Pi Network kehilangan lebih dari $18 miliar dalam enam bulan, dengan pakar menyoroti risiko “rug pull”.Foto: Cope
Share

IKNPOS.ID – Nilai Pi Network dilaporkan merosot tajam, kehilangan lebih dari $18 miliar hanya dalam enam bulan terakhir, setelah sebelumnya sempat memiliki valuasi lebih dari $20 miliar. Pakar industri menyebut proyek ini berisiko menjadi “rug pull”, di mana investor bisa kehilangan dana mereka secara signifikan.

Investor kehilangan kepercayaan setelah penurunan 90% dari harga tertinggi sepanjang masa. Seorang pakar komunitas terkenal, Mr. Spock Ape, menilai penurunan Pi Network ini hampir mirip dengan rug pull. Ia menyoroti bahwa banyak miner masih aktif menambang Pi tanpa menyadari besarnya penurunan nilai proyek.

Beberapa anggota komunitas masih percaya pada konsep “Global Consensus Value” (GCV) yang menyatakan 1 Pi setara dengan $314.159. Menurut Mr. Spock, narasi ini telah menjadi mitos yang menjaga harapan para miner, meski likuiditas nyata dan daftar pertukaran eksternal masih minim.

Kepemimpinan proyek juga berada di bawah pengawasan ketat. Mantan eksekutif McPhilip menuduh tim inti Pi salah mengelola sekitar $20 juta dana proyek dan menyatakan bahwa ia dipecat secara tidak adil. Dokumen pengadilan menunjukkan ketegangan antara co-founder Dr. Nicolas Kokkalis dan Chengdiao Fan, dengan laporan lingkungan kerja yang “beracun”.

Di pasar, Pi Coin bahkan keluar dari daftar 50 aset kripto teratas karena minimnya perkembangan ekosistem, yang menyebabkan hilangnya miliaran nilai paper. Upaya pengurangan suplai token, termasuk penurunan laju mining menjadi 0,0027405 π per jam pada September, belum mampu menghentikan tren penurunan. Saat ini dibutuhkan lebih dari 15 hari untuk menambang satu Pi tanpa bonus.

Meskipun begitu, tim Pi Network tetap mendorong inovasi teknis. Mereka menambahkan DEX dan AMM tools di testnet, serta meningkatkan testnet ke versi 20 untuk mendukung aplikasi tambahan dan meningkatkan aktivitas jaringan. Fitur Fast Track KYC juga diperkenalkan untuk mempercepat verifikasi pengguna dan akses ke mainnet wallet.

Meski ada kemajuan teknis, kredibilitas finansial proyek masih tertekan. Banyak pihak meragukan apakah Pi Network mampu memulihkan kepercayaan investor setelah kehilangan nilai fantastis ini.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...