Home Tekno Pi Network Buka Jalan ke Mainnet! Upgrade Protocol v23 Jadi Titik Balik Harga Pi Coin?
Tekno

Pi Network Buka Jalan ke Mainnet! Upgrade Protocol v23 Jadi Titik Balik Harga Pi Coin?

Share
Pi Network V23 Upgrade
Pi Network semakin menjadi pusat perhatian dengan upgrade V23, dukungan whale, dan sorotan di ajang TOKEN2049. Meski tren jangka pendek masih netral, komunitas tetap optimis terhadap prospek jangka panjang ekosistem Pi.Foto:X
Share

IKNPOS.ID – Pi Network kembali mencuri perhatian dunia kripto. Setelah lama vakum tanpa perkembangan besar, jaringan berbasis blockchain ini akhirnya menunjukkan tanda-tanda kemajuan signifikan.

Dalam sebulan terakhir, tim pengembang Pi Network tengah melakukan uji coba aktif terhadap pembaruan besar Protocol v23 di jaringan uji (testnet).

Para pakar pasar kripto memperkirakan bahwa Protocol v23 akan resmi meluncur di mainnet pada kuartal IV (Q4) 2025, menjadikannya salah satu momen paling dinanti komunitas Pi di seluruh dunia.

Apa Itu Protocol v23 dan Mengapa Penting untuk Pi Network?

Menurut analis komunitas Pi, Dr. Altcoin, upgrade Protocol v23 ini menjadi langkah strategis besar bagi Pi Network untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi transaksi.

Ia menjelaskan bahwa saat ini proses pengujian di testnet berjalan baik, dan bila semua tahap selesai tanpa hambatan, tim developer akan melanjutkan ke Testnet 2 sebelum akhirnya update tersebut diterapkan ke jaringan utama (Mainnet).

“Jika pengujian berjalan lancar, upgrade penuh ke Mainnet bisa terjadi di akhir Q4 2025 atau awal Q1 2026,” ungkap Dr. Altcoin.

Ia menambahkan bahwa tim Protocol Core Team (PCT) dikenal sangat berhati-hati dalam setiap langkahnya.

“Mereka lambat tapi teliti memastikan setiap detail bekerja sempurna sebelum peluncuran resmi.”

Integrasi dengan Stellar Core 23.0.1: Fondasi Baru Bagi Blockchain Pi

Salah satu hal paling menarik dari pembaruan ini adalah integrasi Stellar Core Version 23.0.1.

Langkah ini membuka jalan bagi peningkatan besar dalam keamanan, efisiensi transaksi, dan kemampuan skala jaringan (scalability).

Dengan framework terbaru ini, para pengembang juga memiliki lebih banyak alat untuk menguji aplikasi terdesentralisasi (dApps) sebelum diluncurkan ke mainnet, sehingga risiko bug atau kerentanan bisa ditekan lebih dini.

Fitur Baru: DEX dan AMM Hadir di Testnet Pi Network

Tak hanya memperbarui sistem inti, Pi Network juga memperkenalkan dua fitur besar di testnet:

  1. Decentralized Exchange (DEX) — memungkinkan pengguna melakukan perdagangan token secara langsung tanpa perantara.
  2. Automated Market Maker (AMM) — fitur yang memungkinkan pembuatan likuiditas otomatis, sehingga pengguna bisa membentuk pool dan mencoba berbagai mekanisme keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Kedua fitur ini diyakini sebagai fondasi untuk membangun ekosistem DeFi Pi Network di masa depan.

Akankah Harga Pi Coin Pulih Setelah Mainnet Upgrade?

Kinerja harga Pi Coin dalam beberapa bulan terakhir memang tidak menggembirakan.

Share
Related Articles
Tekno

Udah Tahu Belum? iPhone Fold Apple Kabarnya Bakal Pakai Kaca Berlapis

IKNPOS.ID - Ponsel lipat perdana Apple yang disebut-sebut akan bernama iPhone Fold...

Tekno

Baru Beli Smartphone? Simak 6 Langkah Wajib Ini Agar Performa Maksimal dan Data Aman

radarpena.co.id -  Membeli smartphone baru selalu menghadirkan antusiasme tersendiri. Teknologi kamera yang...

Tekno

Rumor iPhone 19e: Apple Siapkan Layar ProMotion untuk Kelas Menengah?

IKNPOS.ID - Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar terbaru terkait pengembangan...

Tekno

Keren Nih! Samsung Akan Rilis Ponsel Lipat dengan Layar 7,6 Inci

IKNPOS.ID - Samsung dikabarkan tengah menyiapkan ponsel lipat varian baru dengan desain...