IKNPOS.ID – Salah satu ikon infrastruktur keagamaan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) adalah Masjid Negara. Progres pembangunan Masjid Negara IKN sudah mencapai 60 persen.
“Pekerjaan terus dipercepat, dengan fokus pada penyelesaian bangunan utama dan penataan kawasan agar segera siap menjadi ruang ibadah yang nyaman, inklusif, dan terbuka bagi semua,” dikutip dari ikn_id, Kamis, 9 Oktober 2025.
Lebih dari sekadar tempat ibadah, Masjid Negara menjadi simbol harmoni, dimana keberagaman dapat hidup berdampingan dengan harmonis di Nusantara.

Pembangunan Masjid Negara di bawah tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur dengan kontraktor pelaksana PT. Adhi Karya – PT. Hutama Karya KSO dengan biaya APBN senilai Rp940 miliar.
Secara kontrak pelaksanaan pembangunannya sudah dimulai sejak November 2023 dan ditargetkan selesai pada Desember 2024.
Masjid Negara IKN berdiri di atas lahan seluas 32.125 m2. Di lokasi tersebut juga terdapat area komersial seluas 2.221 m2 dan area penunjang seluas 7.340 m2.

Bangunan masjid dibangun seluas 61.596 m2 dengan desain 3 Lower Ground, 1 Ground Floor, 2 Mezzanine. Selain itu juga terdapat bangunan komersial seluas 2.212 m2 (2 lantai), dan bangunan penunjang seluas 727 m2 (1 lantai).
Selain lansekap penghijauan, kawasan Masjid Negara juga dilengkapi kolam retensi seluas 123.502 m2 yang dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV, Ditjen Sumber Daya Air.
Selain itu juga dilengkapi area plaza, tempat wudhu, ruang rapat, hall pertemuan, dan ruang tunggu VIP serta infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan serta utilitas kawasan.