Home News Mendagri Tito Karnavian Bongkar Alasan Rp233,97 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank, Ini 9 Penyebabnya!
News

Mendagri Tito Karnavian Bongkar Alasan Rp233,97 Triliun Dana Pemda Mengendap di Bank, Ini 9 Penyebabnya!

Share
Mendagri Tito Karnavian
Share

Dorongan untuk Pemda: Segera Serap Anggaran!

Mendagri meminta seluruh kepala daerah untuk mempercepat realisasi belanja daerah, terutama pada kuartal terakhir 2025.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara Pemda, Bappeda, dan DPRD dalam memastikan program prioritas tidak tertunda hanya karena hambatan teknis atau administrasi.

“Kalau belanja terlambat, ekonomi juga ikut lambat. Maka, kepala daerah harus pastikan programnya berjalan tepat waktu,” tutur Tito.

Menuju Pengelolaan Keuangan Daerah yang Lebih Efisien

Dengan evaluasi ini, pemerintah pusat berharap pengelolaan keuangan daerah lebih efisien dan transparan ke depannya.

Langkah-langkah seperti digitalisasi sistem penganggaran, percepatan pengadaan elektronik, serta sinkronisasi antarinstansi akan terus diperkuat untuk mempercepat serapan anggaran.

Dana publik yang besar seharusnya bisa segera “turun ke lapangan” untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan mengendap di rekening bank.

Share
Related Articles
News

Proyek Intake Sungai Riko-Kernain Dipercepat, Suplai Air Bersih untuk Bandara IKN Segera Terpenuhi

IKNPOS.ID - Pemerintah terus memperkuat infrastruktur dasar di kawasan Ibu Kota Nusantara...

News

Tol Cipali Ramai Lancar, Sterilisasi Jalur Dilakukan Jelang Pemberlakuan One Way

IKNPOS. ID - Petugas mulai melakukan persiapan rekayasa lalu lintas sistem satu...

Baznas
News

Baznas Didorong Aktif Entaskan Kemiskinan, Presiden Prabowo Tekankan Peran Zakat

Ketua Baznas Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar...

OIKN beri pelatihan pada ratusan guru di wilayah delineasi IKN.
News

Kemenag Tetapkan 97.122 Guru Lulus Sertifikasi, Berhak Terima Tunjangan Profesi

Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengumumkan kelulusan 97.122 guru binaannya dalam program sertifikasi...