Home Tekno Harga Pi Network Turun 1,03% Usai 15,7 Juta Token Ditarik dari OKX, Investor Cemas Jelang Unlock Besar Oktober
Tekno

Harga Pi Network Turun 1,03% Usai 15,7 Juta Token Ditarik dari OKX, Investor Cemas Jelang Unlock Besar Oktober

Share
harga Pi network OKX
Harga Pi Network turun 1,03% ke $0,259 setelah 15,7 juta token ditarik dari OKX. Investor waspadai unlock 138 juta token Oktober ini yang bisa menekan harga lebih jauh.Foto:Coga
Share

IKNPOS.ID – Harga Pi Network (PI) kembali melemah, turun 1,03% ke level $0,259 setelah lebih dari 15,7 juta token ditarik keluar dari bursa kripto OKX. Penurunan ini menambah tekanan pada pasar yang sudah dibayangi sentimen negatif dan kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan token menjelang jadwal unlock 138 juta Pi pada Oktober mendatang.

OKX, yang dikenal sebagai platform pertama yang mencatatkan Pi Coin, sempat menangguhkan penarikan token karena pemeliharaan dompet. Langkah serupa juga diambil Pionex, memicu spekulasi di kalangan komunitas Pi Network. Banyak pengguna di media sosial X menduga penangguhan tersebut berkaitan dengan persiapan integrasi mainnet atau peningkatan teknis besar yang akan datang.

Namun, setelah penarikan kembali dibuka, lebih dari 15,7 juta token segera keluar dari OKX, dengan total arus keluar dari seluruh bursa mencapai 17,5 juta token dalam 24 jam. Biasanya, aktivitas keluar token dari bursa menandakan kepercayaan jangka panjang dari investor. Namun, kenyataannya, harga Pi tetap turun, mencerminkan sikap hati-hati pasar dan potensi tekanan jual yang masih kuat.

Cadangan Token di Bursa Terus Meningkat

Meski terjadi arus keluar besar, total cadangan Pi Coin di bursa justru meningkat signifikan — dari sekitar 263 juta token pada Maret menjadi lebih dari 433 juta token saat ini, atau naik sekitar 65% dalam kurun kurang dari setahun. Lonjakan ini menunjukkan bahwa sebagian besar investor masih menyimpan token di bursa, yang berpotensi memperbesar tekanan jual jika minat beli tidak meningkat.

Risiko Oversupply dan Tekanan Pasar

Situasi diperparah dengan jadwal unlock 138,2 juta token baru pada Oktober 2025, yang bisa menambah pasokan besar ke pasar. Di tengah kondisi pasar yang masih berhati-hati, kelebihan pasokan ini dikhawatirkan akan menekan harga lebih jauh.

Beberapa pengamat menilai, meski Pi Network mulai memperkenalkan fitur DeFi dan alat pembuatan token baru, inovasi tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap harga. Saat ini, performa Pi masih tertinggal dibandingkan aset kripto besar lainnya.

Share
Related Articles
Tekno

Netflix Mundur, Warner Bros Disikat Paramount Rp520 Triliun

IKNPOS.ID - Perang akuisisi antara raksasa streaming Netflix dan studio legendaris Paramount...

Tekno

Amazfit T-Rex Ultra 2 Resmi Meluncur di Indonesia, Jam Tangan ‘Monster’ untuk Petualang Ekstrem

IKNPOS.ID - Produsen perangkat wearable Amazfit resmi memperkenalkan T-Rex Ultra 2 ke...

Tekno

Keren! Samsung Galaxy S26 Kabarnya Akan Dilengkapi Fitur ‘Anti-intip’

IKNPOS.ID - Samsung disebut-sebut tengah menyiapkan terobosan baru pada lini ponsel terbarunya,...

Tekno

Ini Spesifikasi Motorola Edge 70 Fusion, Dilengkapi RAM hingga 12GB

IKNPOS.ID - Motorola dikabarkan tengah menyiapkan peluncuran ponsel seri Edge perdananya pada...