IKNPOS.ID – Dukungan terhadap Shin Tae-yong (STY) untuk kembali menukangi Timnas Indonesia terus mengalir dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad, yang menilai pelatih asal Korea Selatan itu masih layak mendapat kesempatan kedua.
“Secara pribadi saya setuju kalau Shin Tae-yong kembali melatih Timnas,” ujar Habib Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan.
Pernyataan tersebut muncul setelah PSSI resmi memutus kerja sama dengan Patrick Kluivert, pelatih asal Belanda yang hanya bertahan kurang dari setahun.
Keputusan itu disambut positif oleh para penggemar sepak bola Tanah Air, yang menilai kembalinya STY bisa membawa stabilitas di tubuh skuad Garuda.
PSSI Diminta Beri Kebebasan Penuh Kepada Shin Tae-yong
Habib Syarief menegaskan bahwa jika Shin Tae-yong benar-benar dipercaya lagi memimpin Timnas Indonesia, PSSI harus memberikan kebebasan penuh kepada sang pelatih.
“Berikan kesempatan kepada dia untuk menentukan strategi, pemain, dan siapa yang akan mendampingi dia saat melatih,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
Menurutnya, salah satu alasan keberhasilan Shin Tae-yong pada periode sebelumnya adalah karena kedisiplinan dan visi jangka panjangnya yang jelas dalam membangun tim nasional.
Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia tampil konsisten dan mulai menonjol di kancah Asia Tenggara, terutama dengan keberhasilan mempromosikan pemain muda potensial seperti Marselino Ferdinan dan Pratama Arhan.
Masa Kepemimpinan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
Shin Tae-yong pertama kali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada tahun 2020. Selama lima tahun masa jabatannya, ia berhasil membawa perubahan signifikan dalam gaya permainan dan mentalitas pemain.
Skuad Garuda di bawah asuhan STY dikenal dengan disiplin tinggi, pressing cepat, serta keberanian menantang tim kuat seperti Jepang dan Korea Selatan di ajang internasional.
Namun, pada Januari 2025, masa kerja STY resmi berakhir dan tidak diperpanjang oleh PSSI. Posisinya kemudian digantikan oleh Patrick Kluivert sebuah keputusan yang sempat menimbulkan perdebatan di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Sayangnya, kerja sama Kluivert dan PSSI tidak berjalan mulus. Setelah serangkaian hasil mengecewakan di babak kualifikasi Piala Dunia 2026, kontrak pelatih asal Belanda itu akhirnya diputus pada Oktober 2025.