Home News Bukan Mata Air Alami! Dedi Mulyadi Bongkar Sumber Air yang Diambil Aqua, Bikin Publik Terperangah!
News

Bukan Mata Air Alami! Dedi Mulyadi Bongkar Sumber Air yang Diambil Aqua, Bikin Publik Terperangah!

Share
Share

Keuntungan Besar Industri Air Minum Kemasan

Selain sisi lingkungan, Dedi juga menyoroti aspek ekonomi.

Ia menilai, industri air minum dalam kemasan seperti Aqua memiliki keuntungan besar karena bahan bakunya diambil langsung dari alam tanpa biaya pembelian.

“Perusahaan lain seperti pabrik kain, semen, atau otomotif harus beli bahan baku. Tapi perusahaan ini tidak, karena airnya diambil langsung dari alam,” katanya.

KDM juga mengingatkan agar pemerintah daerah dan perusahaan transparan dalam pelaporan volume air yang diambil.

“Jangan sampai yang diambil sejuta meter kubik, tapi dilaporkan hanya setengahnya,” tegasnya.

Ia menegaskan, pajak air tanah harus dibayar sesuai dengan aturan, agar keuntungan industri tidak diperoleh dengan mengorbankan keseimbangan lingkungan.

Respons Pihak Pabrik dan Polemik Publik

Menanggapi sorotan tersebut, perwakilan pabrik Aqua menjelaskan bahwa penggunaan air bawah tanah merupakan praktik umum di industri air mineral.

Mereka menegaskan bahwa seluruh proses pengambilan dan pengolahan air sudah sesuai standar lingkungan dan izin pemerintah.

Namun, hasil sidak KDM tetap menyulut perdebatan publik.

Banyak warganet yang merasa “tertipu” karena selama ini percaya Aqua berasal dari “mata air pegunungan alami”, sebagaimana yang tertulis dalam label kemasan dan iklan televisi.

Di sisi lain, beberapa pihak menilai bahwa istilah “mata air pegunungan” bisa saja merujuk pada air tanah dalam yang berada di kawasan pegunungan sehingga tidak sepenuhnya salah.

Danone Buka Suara

Melalui keterangan resmi, Danone menjelaskan bahwa air Aqua memang berasal dari sumber air pegunungan yang terlindungi, bukan dari air permukaan atau air tanah dangkal.

Sumber air tersebut berada di kedalaman 60–140 meter dan dipilih melalui proses seleksi ketat yang melibatkan tim ahli geologi, hidrogeologi, geofisika, dan mikrobiologi.

Danone menegaskan bahwa setiap sumber air telah dikaji dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Hasil studi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan bahwa sumber air Aqua tidak bersinggungan dengan air yang digunakan masyarakat.

“Akuifer ini terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat,” ucap Danone dikutip Kamis (23/10/2025).

Share
Related Articles
News

Kemenhub Beri Dispensasi Kapal di Pelabuhan Trisakti, Kapasitas Penumpang Naik Hingga 1.010 Orang saat Mudik Lebaran

IKNPOS.ID - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memberikan dispensasi operasional bagi...

Tol Akses IKN Gratis Mudik 2026
News

Mudik Lebaran 2026: Tol IKN Resmi Dibuka Fungsional! Cek Jadwal dan Rute Alternatifnya di Sini

IKNPOS.ID - Kabar gembira bagi pemudik di wilayah Kalimantan Timur! Untuk mendukung...

News

Jamin Kelancaran Mudik 2026, ASTRA Infra Siapkan Strategi Terintegrasi di Tol Tangerang-Merak

IKNPOS.ID - Pengelola jalan tol ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak telah melakukan...

News

Jasa Marga Diskon Tarif Tol Semarang-Batang 46 Persen Selama Mudik 2026

IKNPOS. ID - PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) menebar kabar gembira bagi...