Home Pendidikan 6 Program Prioritas Kemendikdasmen di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran: Digitalisasi, Kesejahteraan Guru, hingga Trigatra Bahasa
Pendidikan

6 Program Prioritas Kemendikdasmen di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran: Digitalisasi, Kesejahteraan Guru, hingga Trigatra Bahasa

Share
Share

IKNPOS.ID – Memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sederet capaian penting.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa terdapat enam program prioritas pendidikan nasional yang telah berjalan sesuai arahan Presiden Prabowo.

Keenam program ini menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pendidikan berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

1. Revitalisasi dan Digitalisasi Sarana-Prasarana Pendidikan

Program pertama berfokus pada revitalisasi serta digitalisasi sarana dan prasarana sekolah dasar dan menengah.

Kemendikdasmen melakukan pembenahan infrastruktur fisik sekolah di berbagai daerah, termasuk renovasi ruang belajar, laboratorium, dan fasilitas teknologi digital.

Digitalisasi pendidikan menjadi kunci dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis teknologi. Pemerintah mendorong setiap sekolah untuk memiliki akses internet cepat, perangkat komputer, dan platform pembelajaran daring yang terintegrasi dengan sistem nasional.

“Digitalisasi pendidikan adalah pondasi masa depan. Kita ingin anak-anak Indonesia siap menghadapi dunia digital sejak dini,” ujar Abdul Mu’ti di kantor Kemendikdasmen.

2. Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Guru

Program kedua menyentuh aspek vital dunia pendidikan: tenaga pendidik.
Abdul Mu’ti menjelaskan, ada tiga fokus utama:

  1. Pemenuhan kualifikasi guru hingga jenjang D4 dan S1.

  2. Sertifikasi guru yang terkait langsung dengan peningkatan kesejahteraan.

  3. Peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan workshop digital learning.

Pemerintah juga terus memperluas program tunjangan profesi guru (TPG) agar lebih merata. Menurut Abdul Mu’ti, peningkatan kesejahteraan guru adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

“Guru adalah jantung pendidikan. Tanpa kesejahteraan dan kompetensi yang baik, mustahil kita bisa mencetak generasi unggul,” tegasnya.

Share
Related Articles
Pendidikan

Melalui Program Magister Kajian Budaya, Unmul Siapkan SDM Dukung Pembangunan IKN

IKNPOS.ID - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) membutuhkan dukungan dari berbagai pihak,...

Gibran Gebrak Dunia Pendidikan! Santri Pesantren dan Siswa SLB Bakal Belajar Robotik & Coding, Siap-Siap Go Global!
Pendidikan

Gibran Gebrak Dunia Pendidikan! Santri Pesantren dan Siswa SLB Bakal Belajar Robotik & Coding, Siap-Siap Go Global!

IKNPOS.ID - Kabar mengejutkan datang dari Istana! Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka...

Pendidikan

Kuliah Tanpa Bayar di Kaltim Dimulai! Gratispol Sasar 124 Ribu Mahasiswa dengan Anggaran Rp1,4 T

IKNPOS.ID - Program Pendidikan Gratispol yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov...

IPK di Bawah 3,00 Bisa Daftar LPDP 2026? Jangan Menyerah, Ini Bocoran Jalur Khususnya!
Pendidikan

IPK di Bawah 3,00 Bisa Daftar LPDP 2026? Jangan Menyerah, Ini Bocoran Jalur Khususnya!

IKNPOS.ID - Bagi kamu pejuang beasiswa yang merasa "kiamat" karena Indeks Prestasi...