Home Tekno 5 Hal Tentang Pi Network yang Diketahui Sebelum Ikut Menambang
Tekno

5 Hal Tentang Pi Network yang Diketahui Sebelum Ikut Menambang

Share
Fakta Pi Network
Share

IKNPOS.ID – Selama beberapa tahun terakhir, Pi Network menjadi salah satu proyek cryptocurrency yang paling banyak menarik perhatian publik. Berbeda dari proyek kripto besar seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang membutuhkan perangkat keras berdaya tinggi untuk menambang.

Pi menawarkan konsep mobile mining yang bisa dilakukan langsung melalui ponsel. Pendekatan ini memungkinkan siapa pun berpartisipasi tanpa harus memiliki perangkat khusus, menjadikannya lebih inklusif dan mudah diakses.

Setelah menjalani masa uji coba panjang di jaringan tertutup (testnet), Pi Network kini resmi beralih ke mainnet terbuka, menandai babak baru dalam pengembangan ekosistemnya. Langkah ini membuka peluang transaksi nyata menggunakan Pi Coin (PI) dan menjadi titik penting menuju adopsi di dunia nyata.

1. Visi Besar Pi Network: Membuka Akses Kripto untuk Semua

Pi Network didirikan dengan misi untuk menciptakan ekosistem kripto yang inklusif dan ramah pengguna. Dengan menggunakan Stellar Consensus Protocol (SCP), proses penambangan Pi jauh lebih efisien dibandingkan sistem Proof of Work milik Bitcoin yang boros energi.

Melalui sistem ini, pengguna dapat menambang Pi hanya dengan aplikasi di ponsel tanpa membutuhkan perangkat tambahan. Tujuan akhirnya adalah membangun ekonomi digital terdesentralisasi, di mana Pi Coin bisa digunakan dalam transaksi sehari-hari, aplikasi, hingga layanan digital. Tim pengembang berharap Pi dapat menjadi jembatan antara pengguna awam dan dunia kripto, memperluas adopsi global tanpa hambatan teknis.

2. Peluncuran Mainnet Terbuka pada 20 Februari 2025

Setelah beberapa kali mengalami penundaan, Pi Network akhirnya mengonfirmasi peluncuran mainnet terbuka pada 20 Februari 2025 pukul 15.00 WIB (08.00 UTC). Peluncuran ini menjadi tonggak penting karena pengguna kini dapat mentransfer dan memperdagangkan Pi di luar ekosistem internal.

Dengan terbukanya jaringan, Pi Coin mulai terintegrasi dengan pasar kripto global. Pengguna dapat menggunakan aset ini untuk membeli barang, layanan digital, dan melakukan transaksi lintas platform melalui Pi Marketplace. Langkah ini menandai transisi Pi dari proyek eksperimental menjadi aset digital dengan utilitas nyata.

Share
Related Articles
Tekno

Jelang Rilis, Oppo Ungkap Tiga Warna Watch X3 Mini

IKNPOS.ID - Oppo resmi memperkenalkan tiga pilihan warna untuk smartwatch terbarunya, Oppo...

Tekno

Intip Spesifikasi dan Harga Galaxy A57 serta A37 yang Baru Dirilis

IKNPOS.ID - Samsung Electronics kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan...

Tekno

Samsung Rilis Dua Ponsel Anyar Seri A: Galaxy A57 dan Galaxy A37

IKNPOS.ID - Samsung resmi meluncurkan dua ponsel terbaru dari lini Galaxy A,...