Home Tekno Pi Network Puncaki Panggung Web3, Chengdiao Fan Bongkar Masa Depan Crypto di TON Stage, 1 Oktober 2025
Tekno

Pi Network Puncaki Panggung Web3, Chengdiao Fan Bongkar Masa Depan Crypto di TON Stage, 1 Oktober 2025

Share
Pi Network TON Stage 2025
Pi Network Founder Chengdiao Fan akan tampil di TON Stage pada 1 Oktober 2025, membahas masa depan crypto: dari likuiditas ke utilitas Web3. Analisis peluang, tantangan, dan potensi $PI sebagai jembatan inovasi global.Foto:X@crytoleakvn
Share

IKNPOS.ID – Pendiri Pi Network, Chengdiao Fan, dipastikan akan menjadi salah satu pembicara utama di TON Stage pada 1 Oktober 2025. Dalam sesi berdurasi 15 menit, ia akan membawakan keynote bertajuk “Crypto’s Future: From Liquidity to Utility – Web3 Pathways to Innovation” pada pukul 16.30–16.45 waktu setempat.

Kehadiran Chengdiao Fan di panggung besar ini menjadi sinyal penting bahwa Pi Network semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam ekosistem Web3.

Tema yang diangkat kali ini sangat relevan dengan arah perkembangan industri blockchain. Istilah “liquidity to utility” menjadi sorotan karena mencerminkan transisi besar yang sedang dihadapi dunia kripto.

Selama beberapa tahun terakhir, fokus utama aset digital adalah membangun likuiditas—yakni volume perdagangan dan kapitalisasi pasar. Namun, tantangan berikutnya adalah menciptakan utilitas nyata yang dapat digunakan masyarakat sehari-hari, mulai dari pembayaran, integrasi e-commerce, hingga aplikasi berbasis Web3.

Menurut analis dari platform Alva, $PI menunjukkan potensi kuat untuk menjadi jembatan dari likuiditas ke utilitas di dunia Web3. Data on-chain mencatat momentum positif, dengan volume perdagangan yang stabil dan peningkatan jumlah pengguna aktif.

Selain itu, buzz di media sosial semakin masif, dengan banyak influencer crypto yang mulai memberi perhatian serius pada perkembangan ekosistem Pi. Hal ini memperkuat optimisme bahwa Pi Network bukan hanya proyek hype, tetapi benar-benar bergerak menuju adopsi nyata.

Meski demikian, analis juga memberikan catatan hati-hati. Indikator teknikal seperti MACD (Moving Average Convergence Divergence) dan RSI (Relative Strength Index) menunjukkan sinyal bearish jangka pendek.

Konsolidasi harga diperkirakan akan terjadi sebelum pergerakan besar berikutnya. Dengan kata lain, investor perlu tetap waspada dan mengelola ekspektasi sambil menunggu perkembangan ekosistem dApp dan kerja sama strategis yang dapat mendorong utilitas token PI di dunia nyata.

Pi Network sendiri selama ini dikenal dengan komunitas Pioneers yang besar dan solid. Keberhasilan mereka meluncurkan mainnet dan mulai mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) menjadi landasan penting untuk transisi ke fase berikutnya.

Share
Related Articles
Tekno

Realme 16 5G Siap Meluncur: Contek Desain iPhone 17 Air hingga Inovasi Cermin Selfie

IKNPOS.ID  - Persaingan pasar ponsel pintar kelas menengah di Indonesia diprediksi bakal...

Tekno

Oppo Resmi Rilis Reno15 Series di Indonesia, Usung Kamera 200MP dan Fitur AI Masa Depan

IKNPOS.ID - Raksasa teknologi asal China, Oppo, resmi menggebrak pasar ponsel pintar...

CARA BIKIN NIB TERBARU, Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS
Tekno

CARA BIKIN NIB TERBARU: Satu Nomor Bisa Gantikan TDP, API Hingga BPJS

IKNPOS.ID - Nomor Induk Berusaha (NIB) bukan lagi sekadar pilihan. Tapi keharusan...

potensi Pi Network
Tekno

Potensi Sebenarnya Pi Network Mulai Terbuka, Kunci Nilai Pi Ada di Ekosistem Internal dan Eksternal

IKNPOS.ID - Pi Network kembali menjadi perbincangan di kalangan komunitas kripto global....